Cara Membuat Bibir Merah Merona dengan Bahan Rumahan

Bibir yang sehat ditandai dengan bibir merah dan lembab. Jika Anda memiliki kulit bibir tipis dan sensitif atau dengan segudang masalah lainnya, mencari cara membuat bibir merah merona alami adalah satu-satunya solusi terbaik.

Untuk mendapatkan bibir yang indah memang harus membutuhkan perhatian yang lebih. Tak perlu mahal, Anda bisa mencoba 10 bahan rumahan berikut sebagai perawatan harian bibir Anda.

  • Madu dan gula

Campuran madu dan gula sudah seringkali dijadikan scrub bibir untuk mengangkat kulit mati dan membuatnya terasa lembut. Kulit mati adalah salah satu penyebab bibir menjadi gelap.

Gula dan madu mengandung antioksidan dan asam glikolat yeng berfungsi melindungi sel kulit bibir dari radikal bebas dan paparan sinar matahari. Enzim yang ada pada madu juga berfungsi mencerahkan dan melembabkan bibir.

Untuk membuat scrub madu, campurkan satu sendok gula pasir dan satu sendok madu. Aduk hingga tercampur rata, lalu oleskan dan pijat ringan bibir selama satu menit.

Diamkan selama beberapa menit lalu bilas dengan air. Jika butiran gula putih dirasa terlalu kasar dan khawatir mengiritasi, Anda bisa menggantinya dengan gula merah. Gunakan scrub ini dua atau tiga kali seminggu untuk hasil yang maksimal.

  • Susu dan kelopak mawar

Kelopak mawar berfungsi menutrisi, melembutkan, dan mencerahkan bibir secara alami. Sedangkan susu ampuh mengembalikan dan meratakan warna kulit bibir. Kombinasi keduanya dapat dijadikan pelembab alami yang sangat ampuh.

Rendam 5 hingga 6 kelopak mawar dalam setengah cangkir susu semalaman. Oleskan campuran ini ke bibir, diamkan selama 15 menit lalu bilas. Karena minim menyebabkan efek samping, ramuan ini aman digunakan setiap hari sampai hasilnya terlihat.

  • Susu dan kunyit

Kunyit memiliki sifat pencerah alami. Jika dikombinasikan dengan susu, ramuan ini ampuh mengatasi pigmentasi dan membuat warna bibir kembali merona.

Campurkan setengah sendok teh kunyit dan setengah sendok teh susu dan aduk hingga mengental. Oleskan pasta kunyit ke bibir dan diamkan selama 5 menit. Setelah mengering, gosok dengan lembut dan bilas dengan air hangat. Lapisi dengan lip balm unuk menghidrasi bibir.

  • Jus buah bit

Menggosokkan daging buah bit ke bibir dapat mengangkat sel kulit mati dan memberikan warna merah alami. Anda juga bisa membuat masker bibir dari jus buah bit dan madu.

  • Lemon dan gula

Lemon memiliki efek mencerahkan dan bertindak sebagai eksfoliator alami. Anda bisa menggosokkan lemon secara langsung ke bibir atau menambahkannya dengan gula. Gosokkan irisan lemon selama 2-3 menit lalu bilas dengan air hangat.

Karena mengandung asam, lemon dapat menyebabkan iritasi. Ramuan ini hanya bisa digunakan jika kondisi bibir Anda dalam keadaan terhidrasi dan tidak pecah-pecah.

  • Gel aloe vera

Mengoleskan gel aloe vera dapat melembabkan bibir, menenangkan, dan mengatasi bibir kering dan pecah-pecah. Aloe vera juga berfungsi meregenerasi sel baru dan merupakan cara membuat bibir merah merona yang ampuh.

Anda bisa mengambil gel dari lidah buaya segar atau menggunakan gel aloe vera yang dijual bebas. Lidah buaya dapat digunakan setiap hari sebagai pelembab. Namun, saat membeli gel lidah buaya komersial, pilihlah produk berkualitas dengan kandungan aloe vera 100%.

  • Susu dan buah delima

Biji delima mengandung senyawa yang disebut punicalagin yang berfungsi menyembuhkan pigmentasi dan mengurangi efek buruk paparan sinar matahari.

Untuk pembuatannya, haluskan setengah cangkir buah delima dan campur dengan susu hingga mengental. Oleskan pasta ke bibir dan diamkan selama kurang lebih 15 menit. Setelah mengering, bilas dengan air hangat.

Anda bisa menggunakan pasta susu dan buah delima dua hingga tiga kali seminggu sebagai perawatan bibir merah muda Anda.

Poin penting dalam cara membuat bibir merah merona adalah menjaga kelembaban dan mengangkat sel kulit mati yang menumpuk. Dengan memenuhi dua hal tersebut, Anda akan segera mendapatkan bibir merah muda yang menawan.

Cara Membersihkan Karang Gigi dan Plak dengan Soda Kue

Plak adalah campuran dari air liur, sisa makanan, dan asam yang dihasilkan dari bakteri ketika memecah makanan. Dengan sikat gigi teratur dan melakukan perawatan mulut, plak dapat dengan mudah dihilangkan.

cara membersihkan karang gigi

Tapi bagaimanapun akan ada sisa-sisa plak yang menempel dan mengeras. Plak yang mengeras inilah yang disebut dengan karang gigi. Cara membersihkan karang gigi lebih sulit dari plak, bahkan Anda harus menemui dokter gigi untuk menghilangkannya. 

Masalah mulut yang timbul akibat plak dan karag gigi

Penumpukan plak dan karang gigi dapat menyebabkan beragam masalah mulut. Sisa makanan yang menempel memicu bakteri untuk datang dan memakan sisa-sisa tersebut. Bakteri akan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel gigi dan membuat gigi berlubang.

Plak dan karang gigi yang menempel di atas garis gusi dapat menyebabkan penyakit gusi. Kerusakan gusi yang ringan disebut dengan gingivitis dan dapat hilang dengan melakukan perawatan mulut secara teratur.

Pada kasus yang parah disebut dengan periodontitis. Jika tidak cepat ditangani, periodontitis akan menyebabkan gigi tanggal dan menghancurkan tulang rahang. 

Beberapa penelitian mengatakan periodontitis merupakan faktor risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. 

Cara membersihkan karang gigi dan plak dengan soda kue

Soda kue dianggap sebagai bahan rumahan yang ampuh menghilangkan noda di berbagai permukaan. Menyikat gigi dengan soda kue juga sering disarankan untuk membuat gigi putih bersinar.

Sebuah penelitian bahkan menemukan menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung soda kue lebih efektif mengurangi plak dan karang gigi. 

Ditambah lagi, soda kue membantu menyeimbangkan pH di dalam mulut, mencegah hilangnya enamel gigi, serta melindungi dari bakteri penyebab kerusakan gigi.

Untuk menggunakannya, cukup bubuhkan soda kue ke sikat gigi yang basah lalu gosokkan ke gigi dan gusi secara menyeluruh. Diamkan selama 15 menit lalu bilas. 

Selain dengan soda kue, Anda juga bisa berkumur dengan minyak kelapa hangat selama 5 sampai 10 menit. Jika tidak memiliki keduanya, Anda bisa mencoba cara membersihkan karang gigi yang efektif dengan air garam

Cara mencegah timbulnya plak dan karang gigi

Sikat gigi rutin belum tentu melindungi gigi Anda dari plak. Diperlukan perawatan tambahan untuk  mencegah timbulnya karang gigi. Berikut adalah beberapa tips pencegahan yang patut dicoba:

  1. Sikat gigi dua kali sehari selama 2 menit. 

Kesalahan fatal dalam menyikat gigi adalah menyikat dengan teknik yang salah dan terburu-buru. Bukannya menjaga kesehatan gigi, gusi Anda bisa saja terkena ujung sikat gigi dan menyebabkan gusi berdarah.

Gosoklah gigi dengan teknik memutar berbentuk lingkaran kecil, lakukan secara perlahan dan menyeluruh hingga ke belakang gigi dan gigi geraham. Dua menit adalah waktu yang diperlukan pasta gigi untuk meresap ke dalam gigi.  

Jangan lupa untuk menggunakan sikat gigi berbulu halus untuk mencegah gusi terluka. Sebagai tambahan, kumur dengan obat kumur antiseptik untuk membantu membunuh bakteri penyebab plak.

  1. Gunakan sikat gigi elektrik

Sikat gigi elektrik diklaim lebih efektif menjaga kebersihan gigi dibandingkan sikat gigi manual. 

Sekarang ini ada banyak pilihan sikat gigi elektrik yang dijual. Pilihlah sikat gigi elektrik bersertifikat yang telah lulus menjalani uji kualitas dan kontrol yang ketat.

  1. Gunakan benang gigi

Sisa makanan di sela-sela gigi cenderung sulit dijangkau, sehingga langkah yang paling tepat dan efektif adalah menggunakan benang gigi. 

Gunakanlah benang gigi (flossing) satu kali sehari untuk mencegah terbentuknya karang gigi di area yang sulit terjangkau.

  1. Batasi makan makanan manis

Perkembangan bakteri di mulut dipicu oleh makanan manis dan bertepung. Rutin mengonsumsi makanan manis dan bertepung sama seperti Anda memberi makan bakteri tersebut.

Minumlah segelas air disela-sela dan setelah makan makanan manis. Jangan lupa untuk menyikat gigi dan gunakan obat kumur setelahnya. 

Tidak sepenuhnya karang gigi dapat hilang dengan soda kue. Cara membersihkan karang gigi yang paling efektif adalah dengan meminta bantuak dokter gigi. 

Kunjungilah dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan agar Anda terhindar dari masalah gigi dan gusi. 

Gangguan Koordinasi Perkembangan Buat Anak Sulit Melakukan Gerakan Sederhana

Dispraksia atau gangguan koordinasi perkembangan adalah kondisi pada anak di mana terjadi gangguan keterampilan motorik akibat keterlambatan perkembangan gerakan dan koordinasi. Akibatnya, anak yang mengalami dipreksia ini akan kesulitan melakukan tugas sehari-harinya.

Gangguan dispreksia ini secara umum memang terjadi pada anak, namun ada juga terjadi pada orang dewasa. Anak yang mengalami gangguan koordinasi perkembangan ini akan sulit melakukan hal-hal sederhana sekalipun, seperti menulis, mengikat tali sepatu, ataupun menuruni anak tangga. Hal ini biasanya membuat anak tidak bisa melakukan tugas seperti anak lain seusianya.

Selain itu, anak yang mengalami gangguan koordinasi perkembangan ini juga akan terlambat untuk bisa berdiri, duduk, berbicara, hingga berjalan. Sebab, anak tidak bisa mengkoordinasikan pikiran dan perbuatannya secara aktual.

Tak sedikit bahkan orang yang menyebut anak dispreksia bodoh, tidak kompeten, ceroboh, atau pandangan negatif lainnya. Padahal sebenarnya anak dengan gangguan koordinasi perkembangan memiliki kecerdasan yang normal.

Sebaiknya, anak dengan kondisi ini segera diberikan penanganan agar tidak mengganggu kualitas hidupnya. Sebab, mereka akan cenderung menarik diri dari berbagai aktivitas sosial dan kegiatan olahraga. Tanpa berolahraga, anak dispreksia akan mengalami otot yang lemah dan justru menambah berat badan anak.

Apa Penyebab Terjadinya Gangguan Koordinasi Perkembangan Ini?

Gangguan koordinasi perkembangan ini kebanyakan memang lebih sering dialami oleh anak berjenis kelamin laki-laki dibanding perempuan. Kondisi ini juga rentan terjadi pada anak yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat dispreksia. Namun, penyebab pastinya belum diketahui hingga saat ini. Peneliti meyakini bahwa kondisi ini disebabkan karena terjadinya perlambatan perkembangan otak anak.

Meski tidak ada kondisi medis yang bisa menjelaskan terjadinya dispreksia ini, namun biasanya bayi yang lahir prematur lebih berisiko tinggi mengalami gangguan koordinasi perkembangan ini.

Dispreksia juga bisa dibarengi dengan adanya gangguan mental lain di beberapa kasus. Seperti masalah autisme, disleksia, dan attention deficit hyperactive disorder (ADHD). Namun, perlu diketahui bahwa antara kedua penyakti ini tidak memiliki hubungan sama sekali.

Gejala Gangguan Koordinasi Perkembangan

Anak yang mengalami gangguan koordinasi perkembangan bisa terlihat berbagai gejala berikut ini.

  • Sering tersandung
  • Sering menjatuhkan barang
  • Penderita akan kesulitas menuruni tangga
  • Penderita berjalan tidak seimbang
  • Sering menabrak orang
  • Sulit menjaga kesimbangan, koordinasi, dan pergerakan
  • Sulit ketika memegang benda kecil
  • SUlit mempelajari keterampilan baru
  • Sulit melakukan aktivitas di sekolah
  • Kesulitan saat mengikat tali sepatu, melakukan perawatan diri sendiri, hingga mengenakan pakaian

Cara Mengobati Gangguan Koordinasi Perkembangan

Gangguan koordinasi perkembangan ini bisa ditangani dengan menjalani terapi sensori integrasi jangka panjang untuk mengurangi berbagai gejala-gejala yang dialami. Terapi ini akan melibatkan terapi fisik, program pembelajaran tertentu, terapi okupasi, dan juga latihan kemampuan sosial.

Terapi juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi saraf motorik halus dan kasar agar bisa berjalan bersamaan dan ank dapat menjalani aktivitas sesuai dengan usianya.

Pada terapi fisik, anak akan diajarkan cara unutk menjaga keseimbangan, cara berkoordinasi, dan melakukan komunikasi dengan lebih baik. Biasanya anak akan dilibatkan dengan olahraga individual seperti berenang hingga bersepeda.

Sedangkan terapi okupasi ini akan melibatkan terapis yang akan mendampingi anak ketika di sekolah agar kesulitan yang ditemui bisa diatasi.

Terapis yang mendampingi anak dengan gangguan koordinasi perkembangan juga ada yang meminta izin pada kepala sekolah atau guru agar anak belajar menggunakan komputer atau smartphone karena keterbatasannya dalam melakukan kegiatan menulis.

5 Penyebab Kaki Kesemutan yang Jarang Diketahui

Semua orang pasti pernah merasa kesemutan. Kesemutan bisa terjadi di berbagai area tubuh, mulai dari leher sampai ke kaki. Tapi, sebagian orang mungkin belum benar-benar mengetahui apa penyebab kaki kesemutan yang dialami.

kaki kesemutan

Pada dasarnya, kesemutan bisa terjadi karena aliran darah yang terhambat atau gangguan pada saraf. Ketika Anda berada pada satu posisi dalam jangka waktu lama, posisi Anda mungkin menekan arus aliran darah, membuat aliran tersebut terhambat dan Anda mengalami kesemutan.

Hal itu juga yang memicu kesemutan terjadi di kaki. Akan tetapi, bila kesemutan di kaki terasa sangat menganggu dan terjadi cukup sering, Anda perlu mewaspadai berbagai jenis penyakit yang mungkin mendasari hal tersebut. 

Masalah kesehatan yang menjadi penyebab kaki kesemutan

Ada beberapa penyakit yang bisa memicu kesemutan semakin sering terjadi. Berikut ini beberapa masalah kesehatan yang menjadi penyebab kaki kesemutan:

  • Diabetes

Diabetes merupakan salah satu kondisi yang paling umum menyebabkan kaki kesemutan. Penyakit ini menjadi penyakit nomor satu yang menyebabkan kesemutan pada kaki menjadi cukup sering dan parah.

Ketika Anda memiliki kadar gula darah yang tinggi, saraf Anda beresiko mengalami kerusakan, membuat kaki terasa kesemutan. Kondisi ini biasanya akan disadari setelah dokter melakukan diagnosa berdasarkan hasil serangkaian pemeriksaan. 

Ada beberapa gejala dari penyakit diabetes, seperti penyembuhan yang lambat, mulut kering, kulit gatal, mual dan muntah, sering buang air kecil, mudah haus, dan lain sebagainya. 

  • Gagal ginjal

Penyebab kaki kesemutan lainnya adalah gagal ginjal. Gagal ginjal bisa terjadi karena berbagai masalah penyakit, tapi beberapa yang paling umum meliputi diabetes dan tekanan darah tinggi.

Ketika kesemutan disebabkan oleh gagal ginjal, Anda akan mengalami gejala berupa otot yang berkedut, kelemahan otot, serta mati rasa pada tungkai kaki. Kesemutan yang dialami akan terasa sedikit berbeda dengan kesemutan kaki biasa. 

  • Penyakit autoimun

Autoimun merupakan kondisi yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh mengalami kekeliruan dan menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Salah satu sel tubuh yang mungkin diserang adalah saraf, sehingga mengakibatkan kerusakan saraf dan memicu kaki kesemutan. 

Beberapa jenis penyakit autoimun terjadi pada saraf, seperti lupus, sindrom sjogren, Myasthenia gravis, dan lain sebagainya. Kaki kesemutan mungkin akan dialami oleh penderita autoimun jenis ini. 

  • Kehamilan

Kaki kesemutan menjadi salah satu gejala yang dialami oleh wanita di tengah masa kehamilan. Seiring dengan semakin berkembangnya janin di dalam kandungan, saraf kaki Anda akan mengalami tekanan. Tekanan inilah yang menyebabkan kaki kesemutan.

Apabila kaki kesemutan disebabkan oleh kondisi kehamilan, Anda bisa meringankan gejalanya dengan mengistirahatkan kaki, rutin mengganti posisi kaki, serta menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Apabila sensasi kesemutan pada kaki tak kunjung menghilang, bahkan menyebabkan pembengkakan, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter. 

  • Efek samping obat

Dalam beberapa kasus, penyebab kaki kesemutan ada pada obat yang Anda konsumsi. Kesemutan ini bisa saja berupa efek samping dari obat tersebut, khususnya bila Anda menjalani kemoterapi atau pengobatan HIV dan AIDS.

Selain itu, obat untuk mengobati epilepsi, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi juga berpotensi menimbulkan efek samping kaki kesemutan. Apabila efek samping ini dirasakan terus menerus dan menganggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda.

Kesemutan bukanlah kondisi yang berbahaya, tapi dalam beberapa kasus bisa juga menadakan adanya masalah pada kesehatan Anda secara keseluruhan. Sebaiknya, lakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kaki kesemutan yang sering dialami. 

Tanda-tanda dan Solusi Panggul Sempit bagi Ibu Hamil

Salah satu faktor yang mempermudah proses kehamilan dan kelahiran pada wanita adalah memiliki bentuk panggul yang lebih lebar ketimbang laki-laki. Namun demikian, tidak semua perempuan memiliki panggul seperti itu dan justru memiliki panggul sempit. Padahal bentuk panggul seperti ini berpotensi mempersulit persalinan yang normal.

Bentuk panggul perempuan pada umumnya memang lebih lebar dan luas serta lentur, panggul juga memiliki banyak fungsi. Salah satunya sebagai jalan keluar bayi ketika persalnan, hal inilah yang menjadi perhatian mengapa ukuran dan kondisi panggul juga menjadi hal yang memengaruhi proses kelahiran.

Tanda-tanda Panggul Sempit

Dalam istilah medis, panggul yang sempit disebut sebagai CPD yakni Cephalopelvic Disporpotion, kondisi ini juga diartikan sebagai keadaan di mana kepala atau tubuh bayi terlalu besar dan tidak muat untuk melewati panggul. Selain itu, kondisi ini juga diduga terjadi karena kepala bayi gagal untuk turun ke dalam panggul.

Keadaan ini sulit untuk dihindari, namun juga tergantung pada bentuk tubuh atau ukuran kepala bayi yang seiring berjalannya waktu dapat semakin membesar. Mengetahui kondisi panggul yang sempit bisa dilakukan saat masa kehamilan melalui bantuan USG. Ibu hamil yang mulai memeriksakan atau berkonsultasi ke dokter dengan tanda seperti berikut ini.

  • Adanya abnormalitas terhadap perkembangan kehamilan.
  • Serviks berhenti melebar hingga tidak kunjung melahirkan.
  • Kondisi bayi yang tidak turun melalui panggul.

Adanya pemeriksaan USG digunakan untuk memperkirakan ukuran dari bayi, USG panggul dilajukan selama masa kehamilan. Proses ini juga dapat digunakan sebagai prosedur diagnostik non-invasif, sehingga mampu menghasilkan gambar dari organ hingga struktur panggul. Sementara itu, kondisi panggul yang sempit dapat disebabkan beberapa faktor, seperti berikut.

  • Kelainan bentuk panggul yang diakibatkan cacat lahi, faktor genetik seperti memiliki ibu dengan bentuk panggul yang sempit dan wanita dengan tinggi badan tak lebih dari 145 cm.
  • Cedera yang ditimbulkan karena kondisi klinis, seperti patah tulang panggul, patah tulang pinggul, prolaps organ panggul, radang hingga tumor panggul.
  • Adanya kondisi di mana kadar hormon androgen dalam tubuh menjadi berlebih dan menyebabkan panggul kecil.
  • Malnutrisi, gangguan tulang seperti rakitis dan osteomalacia yang menyebabkan tulang panggul menjadi tidak normal.

Solusi Panggul Sempit

  • Ikut Kelas Persalinan

Kelas persiapan sebelum persalinan bukan menjadi hal asing bagi ibu hamil, tujuan mengikuti kelas ini agar ibu hamil dapat mempersiapkan persalinan secara fisik dan juga mental. Selain itu, kelas ini juga dapat memberikan lebih banyak pengetahuan bagi ibu hamil, termasuk kondisi panggul.

  • Gunakan Jasa Doula

Doula merupakan pendamping dalam proses persalinan yang bisa meningkatkan kenyamanan ketika berada di rumah sakit. Jasa yang diberikan doula juga mampu membantu dalam memberi fasilitas agar posisi janin tetap optimal dan mendorong agar bisa melahirkan dengan posisi tegak.

  • Mengenal Posisi Janin

Posisi janin juga menjadi salah satu faktor penentu proses persalinan berjalan lancar, umumnya posisi dalam keadaan sudah benar. Namun juga tidak sedikit kasus persalinan dengan posisi janin yang belum optimal dan menyulitkan jalan lahirnya. Rajin jalan kaki dan jongkok, menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini.

Perlu diketahui bahwa ibu hamil dengan panggul yang sempit tetap berpeluang untuk melahirkan normal, meskipun juga tergantung pada kondisi ibut dan berat badan atau ukuran janin yang ada di dalam kandungan.

Proses Melahirkan Bayi Kembar, Operasi Caesar atau Normal?

Banyak wanita beranggapan bahwa proses melahirkan bayi kembar harus dilalui melalui operasi caesar. Akan tetapi, hal itu sebenarnya tidak benar. Wanita yang mengandung bayi kembar memiliki kesempatan untuk melahirkan bayi secara normal selama kondisi kesehatan sang ibu memungkinkan.

Sebelum menjalani proses melahirkan, dokter akan memeriksa kondisi kesehatan sang ibu terlebih dahulu. Tidak hanya itu, kondisi bayi dalam kandungan pun turut menjadi pertimbangan. Operasi caesar hanya akan dilakukan bila Anda menginginkan metode tersebut atau terjadi kelainan yang tidak memungkinkan kelahiran secara normal.

Perbedaan proses melahirkan bayi kembar dengan proses melahirkan biasa

Ketika mengandung bayi kembar, Anda memiliki resiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi selama proses persalinan. Karena itu, sebelum menentukan proses persalinan yang akan dijalani, konsultasikan dulu kondisi Anda dengan dokter atau bidan.

Salah satu komplikasi yang mungkin timbul adalah sobeknya tali pusat ketika Anda mengalami pecah ketuban. Selain itu, komplikasi lainnya adalah pendarahan postpartum, yaitu pendarahan yang terjadi setelah persalinan yang ditandai dengan keluarnya darah di jalan lahir tepat setelah melahirkan.

Bila Anda ingin menjalani persalinan secara normal untuk bayi kembar, sebaiknya pertimbangkan hal-hal berikut:

  • Memilih dokter yang telah berpengalaman dalam melahirkan bayi kembar secara normal
  • Menjalani proses persalinan di rumah sakit atau klinik dengan fasilitas memadai
  • Memilih rumah sakit dengan fasilitas neonatal untuk bayi prematur atau bayi kembar
  • Melakukan USG sebelum persalinan untuk mengetahui posisi bayi

Selama proses persalinan, para tenaga medis akan memasang suatu alat elektronik yang digunakan untuk memantau janin. Pemantauan akan dilakukan secara terus menerus sampai proses persalinan selesai.

Faktor yang mempengaruhi persalinan normal untuk bayi kembar

Proses melahirkan bayi kembar tetap bisa dilakukan secara normal selama dokter tidak menemukan adanya gangguan yang menghambat proses tersebut. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertimbangan dalam menentukan proses persalinan. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Sang ibu dalam kondisi sehat

Pertimbangan utama ketika akan menjalani persalinan anak kembar secara normal adalah kesehatan sang ibu. Selama sang ibu sehat dan tidak memiliki masalah medis tertentu, persalinan normal kemungkinan besar bisa dijalankan.

Ada kondisi-kondisi medis tertentu yang tidak memungkinkan Anda untuk melahirkan bayi secara normal. Beberapa di antaranya meliputi preeklamasia dan diabetes gestasional, yaitu diabetes yang muncul pada masa kehamilan.

  • Posisi kepala bayi di bawah

Posisi kepala kedua bayi yang berada di bagian bawa kandungan merupakan posisi yang paling kooperatif untuk mendukung persalinan. Khususnya, posisi ini sangat memungkinkan agar Anda tetap bisa melahirkan bayi kembar secara normal.

Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa proses melahirkan bayi kembar mungkin tetap perlu melalui jalan operasi karena ada faktor medis lainnya.

  • Kepala bayi pertama berada di bawah

Apabila hanya salah satu dari kedua bayi yang kepalanya berada pada posisi bawah, khususnya bayi pertama, Anda tetap bisa menjalani persalinan secara normal. Hal ini dilakukan dengan melahirkan bayi pertama terlebih dahulu, kemudian dokter mencoba mengubah posisi bayi kedua sebelum dilahirkan.

Pengubahan posisi bayi kedua dilakukan dengan memberikan tekanan secara manual ke perut sang ibu. Tidak hanya itu, proses ini juga bisa dilakukan secara internal dengan menjangkau bagian dalam rahim.

Apabila dokter menemukan adanya kondisi yang menyebabkan sulitnya persalinan normal, proses melahirkan bayi kembar mungkin terpaksa dilakukan dengan operasi caesar.

Lengan Kiri Sakit, Pertanda Apakah?

Nyeri atau sakit di bagian lengan kiri sakit sebenarnya merupakan hal normal dan menjadi bagian dari masalah penuaan. Lengan kiri sakit juga akan Anda rasakan apabila Anda mengalami cedera di bagian tersebut.

lengan kiri sakit

Namun selain alasan-alasan tersebut, nyatanya ada beberapa faktor lain yang dapat membuat Anda merasa lengan kiri sakit. Alasan lain tersebut berhubungan dengan masalah kesehatan Anda! Beberapa penyakit serius diketahui memiliki gejala lengan kiri sakit

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang memiliki gejala lengan kiri sakit. Anda mungkin saja boleh khawatir mengenai kemungkinan penyakit serius yang melatarbelakangan rasa sakit di lengan bagian kiri. Namun, jangan panik! Perhatikan pula gejala lain terkait penyakit tersebut untuk bisa mengambil tindakan yang cepat, namun tidak ceroboh.

  1. Patah Tulang

Kondisi patah tulang di bagian lengan akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Jika terjadi di bagian kiri, Anda akan merasakan lengan kiri sakit yang berkepanjangan. Banyak orang memang tidak mampu mendeteksi sendiri patah tulang yang dialaminya. Cenderung ada penyamaan opini terkait patah tulang dengan rasa lelah lengan kiri yang berlebihan. Namun jika Anda mengalami patah tulang, tanda-tanda lainnya adalah lengan kiri Anda akan mengalami mati rasa sampai ke pembengkakan ekstrem.

  • Serangan Jantung

Lengan kiri sakit dapat menjadi penanda adanya masalah pada bagian jantung Anda. Bahkan lebih pada daripada itu, lengan kiri yang tiba-tiba terasa nyeri dapat menjadi pertanda awal munculnya serangan jantung yang dapat berakibat fatal bagi keselamatan Anda. Namun, jangan panik dahulu. Tidak semua kondisi lengan kiri sakit merujuk pada serangan jantung. Gejala awal lain dari serangan jantung adalah nyeri di bagian punggung atau leher, keringat dingin, sampai mual dan muntah.

  • Tendonitis

Pernah mendengar istilah tendonitis? Dalam dunia medis, tendonitis merupakan peradangan yang umum terjadi di bagian otot maupun tulang. Kondisi tersebut terjadi karena bagian yang mengalami peradangan terlalu sering bergerak dengan pola yang sama dan berulang. Salah satu bagian yang kerap mengalami tendosnitis adalah bagian lengan baik kanan maupun kiri. Ketika tendonits menimpa, Anda tidak hanya merasa lengan kiri sakit atau lengan kanan sakit. Anda juga akan merasa kesemutan dan terbakar di bagian yang meradang.

  • Angina Pektoris

Lengan kiri sakit juga dapat menjadi gejala pektoris. Angina pektoris sendiri merupakan kondisi ketika jantung kekurangan pasokan oksigen. Tentunya kondisi ini tidak bisa disepelekan karena bisa berakibat pada melemahnya fungsi jantung secara signifikan. Beberapa gejala lain yang merujuk pada angina pektoris adalah rasa nyeri di leher, punggung, dan rahang. Anda juga akan merasa sulit bernapas dan nyeri di dada secara tiba-tiba atua kambuh dari waktu ke waktu.

  • Saraf Kejepit

Saraf kejepit bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, tidak terkecuali di bagian lengan kiri Anda. Jika Anda merasa lengan kiri sakit, bisa jadi itu merupakan tanda kondisi tersebut. Untuk diketahui, saraf kejepit  merupakan kondisi ketika saraf di suatu bagian tubuh tertekan oleh massa di sekitarnya. Tekanan tersebut umumnya timbul akibat ada peradangan atau cedera. Selain menimbulkan rasa nyeri yang tidak tertahan, saraf kejepit juga menimbulkan gejala lain berupa rasa kesemutan dan mati rasa. Tanda khas lainnya dari kondisi ini adalah bagian tubuh yang mengalami saraf kejepit akan makin terasa sakit jika digerakkan semakin banyak.

*** Jika mengalami lengan kiri sakit disertai dengan tanda-tanda lain yang merujuk pada penyakit serius di atas, tidak ada salahnya untuk segera menjumpai dokter. Konsultasikan kondisi Anda dan dapatkan penanganan yang tepat guna bisa lekas pulis dalam waktu cepat.

Farmakologi: Sejarah dan Cabang Keilmuannya

Farmakologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang obat dan segala aspeknya, baik itu bersifat kimiawi, fisika, proses fisiologi, resorbsi, dan perannya untuk semua organisme hidup. Obat sendiri didefiniskan sebagai senyawa yang digunakan untuk mencegah, mengobati, mendiagnosis penyakit, atau menimbulkan reaksi tertentu, misalnya menyebabkan infertil atau melumpuhkan otot selama pembedahan.

Sejarah farmakologi

Farmakologi berasal dari kata farmakon dan logos. Dalam arti luas, farmakon berarti semua zat selain dari makanan yang menyebabkan adanya perubahan pada fungsi jaringan tubuh, sedangkan logos artinya ilmu. Farmakologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang cara kerja obat di tubuh.

Perkembangan farmakologi terbagi dalam dua periode, yaitu:

  • Periode kuno (Sebelum tahun 1700).

Periode ini merupakan awal mula manusia meriset tentang penggunaan obat secara empiris. Hal ini dibuktikan dari catatan tertua di Materia Medika yang disusun oleh Dioscorides (Pedanius). Adapun tokoh-tokoh hebat yang terlibat adalah:

  • Claudius Galen, yang pertama kalinya mengenalkan teori dan pengalaman empiris tentang obat.
  • Theophrastus von Hohenheim, yang dijuluki sebagai bapak toksikologi, sebagai pionir penggunaan senyawa kimia dan mineral.
  • Johann Jakob Wepfer, yang pertama kalinya meneliti farmakologi dan toksikologi menggunakan hewan percobaan.
  • Periode modern (Abad 18 – 19).

Pada periode ini, mulailah dilakukan penelitian eksperimental tentang cara kerja obat di tingkat jaringan dan organ tubuh organisme hidup. Adapun tokoh-tokoh hebat yang terlibat adalah:

  • Rudolf Buchheim, mendirikan institusi pertama, yaitu Institute of Pharmacology di The University of Dorpat, Tartu, Estonia pada tahun 1847.
  • Oswald Schmiedeberg menerbitkan jurnal farmakologi pertama bersama dengan Bernhard Naunyn.
  • John J. Abel, yang dijuluki sebagai The Father of American Pharmacology.

Cabang farmakologi

Seiring dengan perkembangan hasil penelitian dari tahun ke tahun, farmakologi terbagi menjadi 8 cabang keilmuan, yaitu:

  • Farmakognosi

Ilmu yang mempelajari tentang obat dari tanaman, mineral, dan hewan, serta zat aktif yang terkandung di dalamnya. Contoh obat dalam keilmuan ini adalah:

  • Tinctura echinaceae untuk meningkatkan imunitas tubuh.
  • Tingtur hyperici sebagai antidepresi.
  • Ekstrak ginko biloba untuk meningkatkan daya ingat.
  • Bawang putih sebagai antikolesterol.
  • Ekstrak chrysantemum parthenium sebagai obat migrain.
  • Biofarmasi.

Cabang farmakologi ini meneliti pengaruh formulasi obat terhadap efek penyembuhannya. Artinya, dalam bentuk sediaan seperti apa agar obat dapat memberikan efek yang optimal. Ruang lingkup keilmuan ini juga mempelajari ketersediaan biologis obat di dalam tubuh (biological availability) dan kesetaraan efek penyembuhannya dengan sediaan obat lain yang mengandung zat aktif sama (therapeutic equivalance).

  • Farmakokinetika.

Farmakokinetika merupakan cabang farmakologi yang meneliti seluruh aktivitas obat di dalam tubuh. Ilmu ini mempelajari perjalanan obat dari mulai saat dikonsumsi, diserap oleh usus, dialirkan oleh darah untuk didistribusikan ke jaringan tubuh, hingga proses ekresinya melalui ginjal.

  • Farmakodinamika.

Farmakodinamika akan meneliti seluruh efek dan reaksi yang diberikan obat di dalam tubuh. Cabang ilmu ini akan mempelajari seluruh aktivitas obat di tubuh, termasuk cara kerja, reaksi fisiologi, dan efek terapinya.

  • Toksikologi.

Toksikologi adalah ilmu pengetahuan tentang efek racun (toksin) dari obat yang dikonsumsi terhadap tubuh. Hal ini akan menunjukkan bahwa obat dalam dosis tinggi dapat bertindak sebagai racun dan merusak jaringan organisme.

  • Farmakoterapi.

Farmakoterapi akan mempelajari bagaimana penggunaan obat untuk mengobati penyakit atau gejalanya. Penggunaan ini sesuai dengan pengetahuan tentang hubungan antara khasiat obat dan sifat fisiologisnya pada penyakit di salah satu pihak dengan penyakit di pihak yang lain.

  • Farmakogenetik atau farmakogenomik.

Farmakogenetik adalah cabang farmakologi yang mempelajari efek dari keragaman genetik pada satu gen terhadap respons obat, sedangkan farmakogenomik adalah ilmu yang mempelajari efek dari keragaman genetik pada banyak gen terhadap respons obat.

  • Farmakovigilans.

Farmakovigilans merupakan proses terstruktur yang dilakukan untuk memonitor dan mencari efek samping obat (adverse drugs reaction) yang telah dipasarkan. Data-datanya dapat diperoleh dari sumber-sumber yang terpercaya, seperti Medicines Information, Toxicology and Pharmacovigilance Centres.

Ternyata, banyak sekali ya cabang keilmuan farmakologi yang bisa dipelajari. Bagaimana? Apakah Anda tertarik mempelajari farmakologi lebih dalam? Jangan lupa, share artikel bermanfaat ini ke teman-temanmu, ya!

Kuku Palsu

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan wanita jika ingin membuat diri mereka cantik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan kuku palsu. Banyak wanita yang menggunakan kuku palsu untuk membuat diri mereka menarik.

Walaupun kuku palsu dapat membuat seseorang terlihat menarik, kuku palsu sebenarnya juga dapat menimbulkan risiko pada tubuh yang perlu diwaspadai, salah satunya termasuk infeksi pada kuku.

Jenis-Jenis Kuku Palsu

Seseorang yang menggunakan kuku palsu dapat menggunakan berbagai bahan berupa akrilik, gel, atau silk. Berikut adalah penjelasan tentang ketiga bahan tersebut:

  1. Kuku palsu akrilik

Kuku palsu akrilik merupakan salah satu jenis kuku palsu yang paling diminati wanita. Bahan tersebut dapat membentuk cangkang yang keras.

Sebelum seseorang dapat menggunakannya, kuku akrilik akan dicampurkan dengan bahan-bahan lain yang akan dipasangkan pada bagian ujung kuku atau seluruh permukaan kuku sehingga akan terlihat seperti kuku asli.

Pemasangan kuku akrilik akan membuat seseorang pergi ke salon sebanyak 2 hingga 3 kali setiap minggu. Hal tersebut bertujuan untuk memperbaiki celah antara kutikula kuku dengan kuku akrilik yang terbentuk karena adanya pertumbuhan kuku.

  • Kuku palsu gel

Kuku palsu gel merupakan bahan yang lebih mahal dibandingkan dengan kuku palsu akrilik. Tidak hanya itu, tekstur kuku tersebut tampak serupa dengan cat kuku biasa. Setelah mengecat kuku, kuku gel akan dipanaskan di bawah cahaya ultraviolet. Sinar tersebut digunakan untuk mengeraskan kuku supaya tidak terlepas.

  • Kuku palsu silk

Kuku palsu silk merupakan jenis kuku yang dapat mempercantik penampilan seseorang. Tidak hanya itu, jenis kuku tersebut dapat memperkuat kuku seseorang dan memperbaiki kuku yang pecah sehingga tampak mulus.

Bahaya Penggunaan Kuku Palsu

Walaupun akan memberikan berbagai manfaat, kuku palsu juga dapat menimbulkan masalah pada tubuh. Pada dasarnya, kuku palsu menggunakan bahan kimia yang dapat merusak bagian tangan seseorang.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda memutuskan untuk menggunakan kuku palsu:

  1. Kuku asli akan rusak

Salah satu alasan mengapa Anda sebaiknya tidak menggunakan kuku palsu adalah akan merusak kuku asli Anda. Bahan kimia yang ada pada kuku palsu dapat membuat kuku menjadi tipis, lemah, dan kering.

  • Infeksi kuku

Alasan lain mengapa Anda sebaiknya tidak menggunakan kuku palsu adalah kuku palsu dapat menyebabkan infeksi kuku. Pemakaian kuku palsu akan menimbulkan celah dimana masalah tersebut akan membuat jamur dan bakteri berkembang. Jika terus terjadi, maka akan menimbulkan infeksi pada kuku.

  • Reaksi alergi

Penggunaan kuku palsu juga dapat menimbulkan reaksi alergi. Reaksi alergi yang timbul adalah kuku memerah, gatal, bahkan bernanah.

Cara Menghindari Risiko Pada Kuku

Kuku palsu sebaiknya tidak Anda gunakan secara terus menerus. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengurangi risiko seperti ini, Anda dapat melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Anda sebaiknya gunakan kuku palsu ketika Anda menghadiri acara khusus seperti pernikahan.
  • Pemasangan kuku palsu memerlukan keterampilan khusus. Oleh karena itu, Anda sebaiknya pilih salon yang memiliki pelayanan yang bagus, serta staf yang ahli dalam menangani hal seperti ini.
  • Jika ingin mengeringkan kuku, sebaiknya gunakan sinar LED, karena dapat memancarkan radiasi yang lebih rendah dibandingkan dengan sinar UV.
  • Jangan memotong kutikula kuku, karena akan membuat celah untuk bakteri dan kuman ke dalam kuku sehingga dapat menimbulkan risiko yang lebih besar terhadap infeksi.

Kesimpulan

Kuku palsu merupakan perawatan yang serius dan membutuhkan keterampilan khusus. Anda sebaiknya gunakan kuku palsu jika ingin mempersiapkan diri untuk acara khusus. Penggunaan kuku palsu secara berlebihan akan menimbulkan bahaya bagi kuku Anda seperti infeksi.

Bahan Alami Sebagai Obat Gangguan Kulit

Gangguan pada kulit sekiranya pernah kita alami. Tetapi, dalam pengobatannya, beberapa di antara kita ada yang memiliki alergi terhadap obat gangguan kulit berbahan kimia atau sedianya memang ingin menggunakan obat herbal dalam mengatasinya.

Tidak ada yang salah memang jika kita ingin menggunakan bahan alami dalam mengatasi gangguan pada kulit, terutama saat gatal-gatal atau mengalami kurap. Untuk itu, mari kita simak apa saja bahan-bahan alami yang bisa digunakan jika di masa mendatang kita mengalami gangguan pada kulit.

  • Gatal

Dalam mengatasi gatal, setidaknya ada dua jenis bahan alami yang bisa dengan mudah kita temui. Pertama, lidah buaya. Tumbuhan tersebut memang sudah dikenal memiliki banyak manfaatnya, termasuk mengatasi gatal.

Cara penggunaanobat gangguan kulit alami ini adalah dengan mengoleskan gel lidah buaya di area yang gatal. Fungsinya adalah membantu iritasi yang terjadi. Tenang, pada umumnya lidah buaya aman digunakan, tetapi kita perlu mengetes diri sendiri apakah ada alergi atau tidak sebelum mengoleskannya.

Selain lidah buaya, minyak kelapa juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi gatal. Minyak kelapa diketahui tidak hanya memiliki sifat antiinflamasi, tetapi juga bisa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit karena peradangan.

Lebih lanjut, mengoleskan obat gangguan kulit alami ini bisa meningkatkan kadar antioksidan yang memiliki fungsi untuk menstabilkan radikal bebas dan mengatasi peradangan pemicu gatal.

  • Kurap

Penyakit ini adalah infeksi kulti karena jamur. Biasanya, jika sudah terjadi akan muncul kemerahan, bersisik, dan gatal. Tetapi, selain obat yang tersedia di apotek, dalam mengatasinya kita juga bisa menggunakan bahan-bahan herbal.

Obat gangguan kulit alami yang bisa digunakan untuk mengatasi kurap ada minyak sereh. Minyak tersebut memang terbukti menguarangi jamur, termasuk mengobati kurap. Dalam penggunaannya, kita bisa mencampurkan minyak sereh dengan minyak dasar atau nabati. Lalu, tinggal dioleskan pada kulit yang terkena kurap dua kali sehari. Tetapi, kita perlu berhati-hati agar minyak tak terkena mata karena bisa menyebabkan iritasi.

Berikutnya ada bawang putih yang bisa mengatasi jamur, seperti candida, torulopsis, tricophyton dan cryptococcus. Karenanya, bawang putih diyakini bisa menggatasi kurap. Cara pengguaan obat gangguan kulit ini sangat mudah. Kita hanya perlu menghaluskan bawang putih dan dicampurkan dengan minyak ziatun atau minyak kelapa. Setelahnya, tinggal dioleskan ke bagian yang kurap.

Selain itu, kunyit juga dipercaya bisa membunuh kuman karena memiliki zar antimikroba. Dalam mengatasi kurap, sama seperti bawang putih, kita hanya perlu memarut kunyit dan mencampurnya dengan minyak kelapa sebelum dioleskan pada bagian yang terkena kurap.

Selanjutnya adal lidah buaya. Ya, lidah buaya yang bisa mengatasi gatal juga dapat digunakan untuk mengobati kurap. Sebabnya, tanaman tersebut mengandung zat antiseptik yang memberikan manfaat antijamur. Dalam penggunaannya, kita bisa mengoleskan gelnya di bagian kurap empat kali sehari.

Selain lidah buaya, minyak kelapa juga ampuh sebagai obat gangguan kulit. Mengoleskannya sebanyak tiga kali sehari pada bagian kurap bisa memberikan efek maksimal dalam mengatasinya.

Berikutnya, bahan herbal yang bisa digunakan mengatasi kurap adalah cuka apel. Cairan tersebut terbukti bisa membunuh jamur candida serta meringankan gejala infeksi jamur, termasuk kurap. Penggunaan cuka apel sangat mudah. Kita hanya perlu meneteskan cuka apel pada kapas, lalu oleskan ke kulit yang mengalami kurap.

Dari penjabaran di atas, kita dapat mengetahui ternyata bahan-bahan alami yang mudah kita temui dikehidupan sehari-hari ternyata bisa juga digunakan untuk mengatasi gatal dan kurap. Tentu tidak ada salahnya kita mencoba obat gangguan kulit alami tersebut bila sekali waktu, kita mengalami gatal-gatal atau kurap.