Atasi Serangan Asma dengan Asmasolon

Banyak anak maupun orang dewasa yang mengalami asma. Penyakit ini memang merupakan jenis penyakit jangka panjang atau kronis dan menyerang saluran pernapasan. Gejala penyakit ini adalah dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang dapat menimbulkan sesak dan kesulitan bernapas. 

Penyakit asma tidak akan terjadi setiap harinya, namun merupakan penyakit kambuhan yang dapat menyerang sewaktu-waktu bila ada pemicunya. Jika sudah begitu, Anda bisa memberikan obat asma seperti asmasolon. Obat satu ini bisa didapatkan tanpa resep dokter. Anda dapat membeli asmasolon di apotek terdekat atau toko obat online.

Jika Anda menderita asma, asmasolon bisa membantu anda meredakan gejala asma tersebut. Obat ini merupakan obat asma berbentuk tablet yang dapat membantu meringankan sesak napas karena asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Asmasolon juga dapat meringankan asma bronkial, bronkitis asmatikus, bronkitis kronis yang disertai oleh emfisema. Emfisema merupakan penyakit paru-paru kronis yang dapat menyebabkan sesak napas. Lantas, Bagaimana cara seseorang tahu dia menderita asma?

Sulit untuk mengetahui apakah seseorang menderita asma, terutama pada anak di bawah usia 5 tahun. Asma harus berdasarkan dengan diagnosis dokter. Jika Anda takut sang anak memiliki asma, kunjungan dokter yang dapat memeriksa paru-paru serta reaksi alergi pun bisa memberikan skrining untuk mengetahui apakah Anda atau anak Anda mengidap penyakit asma.

Saat pemeriksaan, dokter akan menanyakan apakah Anda sering batuk, terutama di malam hari. Ia juga akan menanyakan apakah masalah pernapasan Anda memburuk setelah aktivitas fisik atau pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Dokter kemudian akan menanyakan tentang sesak dada, mengi, dan pilek yang berlangsung lebih dari 10 hari. 

Selain itu, ia juga akan menanyakan apakah ada anggota keluarga Anda yang memiliki atau pernah menderita asma, alergi, atau masalah pernapasan lainnya. Terakhir, dokter akan menanyakan pertanyaan tentang rumah Anda dan apakah Anda bolos sekolah atau bekerja atau mengalami kesulitan melakukan hal-hal tertentu.

Dokter mungkin juga melakukan tes pernapasan, yang disebut spirometri, untuk mengetahui seberapa baik paru-paru Anda bekerja. Caranya adalah dengan menguji seberapa banyak udara yang dapat Anda hirup setelah mengambil napas dalam-dalam sebelum dan sesudah Anda menggunakan obat asma.

Serangan asma atau asthma attack

Serangan asma yang sering terjadi adalah termasuk batuk, sesak dada, mengi, dan kesulitan bernapas. Serangan terjadi di saluran pernapasan tubuh, yang merupakan jalur yang membawa udara ke paru-paru. Saat udara bergerak melalui paru-paru, saluran udara menjadi lebih kecil, seperti cabang-cabang pohon lebih kecil dari batang pohon. 

Selama terjadi serangan asma, sisi saluran udara di paru-paru Anda membengkak dan saluran pernapasan Anda menyusut. Lebih sedikit udara masuk dan keluar dari paru-paru Anda, dan lendir yang dibuat tubuh Anda menyumbat saluran udara.

Anda dapat mengontrol asma Anda dengan mengetahui tanda-tanda peringatan serangan asma, menjauhi hal-hal yang menyebabkan serangan, dan mengikuti saran dokter. Saat Anda mengontrol asma Anda:

  • Anda tidak akan mengalami gejala seperti mengi atau batuk,
  • Anda akan tidur lebih nyenyak,
  • Anda tidak akan bolos kerja atau sekolah,
  • Anda dapat mengambil bagian dalam semua aktivitas fisik, dan
  • Anda tidak ke rumah sakit.

Penyebab serangan asma dan perawatannya

Serangan asma dapat terjadi ketika penderita terpapar pemicu asma. Pemicunya pun dapat berbeda pada setiap orang. Karena itu, penting bagi penderita asma untuk mengetahui pemicu asma mereka dan pelajari cara menghindarinya.Ketika terjadi serangan asma, Anda bisa mengkonsumsi obat asmasolon yang mengandung theophylline dan efedrin HCL. Kedua kandungan tersebut bekerja dengan cara membuka saluran udara di paru-paru dan mengurangi pembengkakan atau penyempitan darah pada saluran hidung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *