Alternatif Pengganti Benzoyl Peroxide untuk Atasi Jerawat

Benzoyl peroxide adalah bahan aktif yang paling sering digunakan untuk mengatasi masalah kulit berjerawat. Ada banyak perawatan jerawat dengan kandungan benzoil peroksida yang bisa didapat secara bebas tanpa resep.

Tapi benzoyl peroxida memiliki efek yang cukup keras dan dapat meninggalkan efek iritasi dan kemerahan pada kulit sensitif. Beberapa orang juga alergi terhadapnya, dan ditambah lagi penelitian terbaru menemukan benzoyl peroxida dapat membawa radikal bebas ke dalam kulit.

Untungnya ada beberapa bahan pembasmi jerawat efektif yang bisa dicoba. Berikut ini alternatif terbaik pengganti benzoyl peroxide.

  • Asam salisilat

Selain benzoil peroksida, asam salisilat menjadi bahan perawatan jerawat yang umum digunakan. Efektivitas keduanya juga selalu dibanding-bandingkan.

Asam salisilat bekerja dengan cara mengangkat sel mati untuk membuka pori-pori yang tersumbat serta mengurangi jumlah sebum di permukaan kulit. Asam salisilat juga efektif mengurangi noda bekas jerawat.

  • Niacinamide

Baru-baru ini niacinamide menjadi perhatian banyak orang. Walau termasuk baru, niacinamide membuktikan efektivitasnya dalam menenangkan dan mengurangi peradangan. Tersedia dalam bentuk topikal, niacinamide juga dapat membunuh bakteri penyebab jerawat serta mengatasi noda membandel akibat jerawat.

  • Minyak pohon teh

Minyak pohon tes diekstrak dari daun pohon kecil yang berasal dari Australia. Tea tree oil disebut-sebut sebagai pengobatan alternatif yang aman dan efektif untuk jerawat.

Meskipun cara kerjanya tidak secepat benzoyl peroxide, minyak pohon teh mampu mengurangi lesi jerawat dengan membunuh bakteri jahat penyebab jerawat. Efek samping yang dihasilkan pun jauh lebih rendah daripada benzoil peroksida. Namun setelah terpapar udara dan teroksidasi, minyak pohon teh dapat memicu reaksi alergi.

  • Asam glikolat

Asam glikolat (glycolic acid) merupakan asam buah yang memiliki sifat alami sebagai exfoliator. Menariknya, asam glikolat dapat mengangkat sel kulit mati tanpa membuatnya kering.

Proses ini juga membantu mencegah pembentukan sel kulit di dalam kulit yang jika tidak ditangani dapat berkmebnag menjadi noda. Bagi pemilik kulit berminyak, berjerawat, dan tekstur kulit yang tidak rata, menggunakan asam glikolat secara rutin dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

  • Asam azelaic

Asam azelaic sangat cocok digunakan pemilik kulit rentan berjerawat (azelex). Disebut sebagai ramuan ajaib, asam azelaic memiliki segudang manfaat untuk kulit, antara lain:

  • Membunuh bakteri penyebab jerawat
  • Mendukung proses regenerasi
  • Membantu mengangkat sel kulit mati tanpa iritasi
  • Mengurangi peradangan
  • Mengurangi kemerahan akibat jerawat dan rosacea ringan
  • Ekstrak thyme

Ekstrak thyme juga merupakan bahan perawatan jerawat terbaru yang sama efektifnya dengan benzoyl peroxide. Produk skincare yang mengandung thyme dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit sekaligus menargetkan dan menghilangkan bakteri penyebab jerawat tanpa iritasi.

Karena merupakan bahan alami, ekstrak thyme cocok digunakan pada kulit berjenis apapun, dan bekerja sangat baik pada kulit sensitif atau kulit yang rusak akibat perawatan jerawat yang keras.

Selain obat topikal, obat oral seperti antibiotik, kontrasepsi oral, dan pengatur hormon juga bisa menjadi pilihan pengganti benzoyl peroxide.

Catatan

Efek samping paling umum dari penggunaan benzoyl peroxide secara topikal adalah reaksi alergi dan iritasi kulit. Reaksi ini dapat bertahan selama beberapa menit setelah pemakaian, atau bisa lebih lama dari itu.

Jika reaksi alergi semakin parah, termasuk sesak napas dan pembengkakan area tubuh, ada baiknya segera menghubungi dokter. Sebelum menerima pengobatan lain pun Anda harus mengonsultasikan alergi yang Anda miliki karena beberapa obat resep mengandung benzoyl peroxide.

Pengertian Dermacoid, Obat untuk Kelainan Kulit

Salah satu obat yang mengandung Hydrocortisone 17-butyrate sebagai zat aktif dari dermacoid, obat ini digunakan untuk mengobati berbagai macam kelainan kulit secara topikal. Kelainan kulit yang dialami seseorang ini bisa seperti eksim atau gatal-gatal dan inflamasi atau alergi. Meskipun digunakan untuk mengobati kelainan kulit, obat ini tidak boleh sembarang pakai.

Terdapat beberapa jenis kondisi pasien yang menderita kelainan tertentu dan tidak boleh disembuhkan menggunakan obat ini. Seperti cacar air, herpes, infeksi oleh virus, TB kulit, gangguan kulit karena sifilis dan vaksin. Obat ini termasuk dalam golongan obat keras, sehingga hanya bisa didapat atau digunakan berdasarkan resep dari dokter/

Kandungan Zat Aktif

Dermacoid kandungan zat aktif yang merupakan bahan utama dibuatnya obat ini, yakni hydrocortisone. Salah satu jenis obat golongan kortikosteroid, fungsinya untuk menurunkan sistem kekebalan tubuh dengan cara mengikat tempat kerja pada sel otot, sel epitel dan sel darah putih atau eosinofil (reseptor glukokortikoid).

Sehingga nantinya akan muncul perubahan ekspresi gen dan lebih menekan perpindahan atau migrasi sel darah putih (leukosit). Dalam dosis rendah hydrocortisone memiliki daya antiinflamasi (pengurangan peradangan), sementara dalam dosis tinggi bisa dipakai sebagai imunosupresif atau untuk penurunan sistem imun, berikut beberapa manfaatnya untuk tubuh.

  • Mengatasi berbagai masalah kulit, seperti peradangan atau eksema akibat alergi pada kulit.
  • Peradangan dengan munculnya ruam kemerahan, kulit kering, bersisik, tebal dan mudah terkelupas.
  • Perubahan warna dan tekstur kulit bayi yang tertutup pokok atau ruam popok.
  • Gatal atau pruritus yang terjadi pada area buah zakar (skrotalis) dan bagian luar organ intim perempuan (vulva) serta anal non-spesifik,.
  • Munculnya bercak di kulit disertai rasa gatal, kemudian munculnya ruam di area lipatan kulit hingga munculnya penyakit kulit karena terbakar sinar matahari.

Jenis dan Dosis

Terdapat dua jenis bentuk obat ini, krim dan lotion penggunaanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Kandungan di dalamnya sama, yakni hydrocortisone 17-butyrate dan yang membedakan hanyalah kemasan, untuk krim biasanya dikemas 10 gram dan untuk lotion 20 ml setiap kemasannya.

Dosis setiap penggunaan bisa didapat dan diperoleh dengan resep dokter, hal itu dikarenakan obat ini termasuk dalam golongan obat keras. Selain itu cara pemakaian untuk obat berbentuk krim dan lotion juga berbeda, berikut sedikit penjelasan yang bisa dijadikan sebagai petunjuk penggunaan obat tersebut.

  • Lotion

Penggunaan harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter, oleskan sebanyak 2-4 kali dalam sehari atau lebih jika diperlukan. Oleskan secara merata dan tipis-tipis pada bagian kulit yang meradang, tentunya sesuai anjuran dokter. Pastikan tangan bersih sebelum dan sesudah menggunakan obat ini.

  • Krim

Tidak jauh berbeda dengan penggunaan obat lotion, penggunaan bentuk krim juga harus sesuai dengan petunjuk pada kemasan dan saran dokter. Bisa dioleskan sebanyak 2-4 kali dalam sehari atau lebih, cara pemakaian cukup oleskan secara merata pada area kulit yang mengalami peradangan.

Efek Samping Dermacoid

Beberapa reaksi akan muncul sebagai efek samping penggunaan obat ini, seperti atrofi dermal atau penipisan kulit, iritasi lokal, folikulitis atau munculnya peradangan yang terjadi pada tempat tumbuh rambut dan hipertrikosis atau munculnya rambut secara berlebihan.

Sangat disarankan agar obat ini tidak diberikan kepada pasien dengan beberapa indikasi, seperti hipersensitif atau reaksi berlebihan terhadap kandungan obat, infeksi virus atau jamur hingga sifilis kecuali karena infeksi bakteri.

Natrium Diklofenak, Obat untuk Atasi Nyeri dan Bengkak

Natrium diklofenak adalah obat yang digunakan untuk mengurangi peradangan dan rasa nyeri, serta gangguan pada persendian, otot, dan tulang. Beberapa kondisi yang sering diobati menggunakan natrium diklofenak di antaranya adalah rheumatoid arthritis, osteoarthritis, dan encok; keseleo; sakit punggung; ankylosing spondylitis, yang menyebabkan peradangan pada tulang punggung dan bagian lain tubuh; sakit gigi; dan migrain. Diklofenak tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan supositoria, dan hanya tersedia dalam bentuk resep saja. Natrium diklofenak juga dapat diberikan dalam bentuk suntikan atau tetes mata, namun hanya dilakukan di rumah sakit. Anda bisa membeli gel dan plester natrium diklofenak di apotek. 

Siapa yang boleh dan tidak boleh menggunakan diklofenak

Kebanyakan orang dewasa dapat menggunakan natrium diklofenak. Anak-anak juga dapat mendapatkan resep diklofenak untuk merawat gangguan persendian, dengan diklofenak dalam bentuk tablet, kapsul, dan supositoria cocok untuk anak usia 1 tahun ke atas. Namun, diklofenak juga tidak boleh digunakan oleh beberapa orang, terutama mereka yang memiliki reaksi alergi terhadap diklofenak atau obat-obatan lain sebelumnya. Anda juga perlu memberitahu dokter apabila memiliki reaksi alergi terhadap aspirin dan obat-obatan anti peradangan non-steroid (NSAID) lain seperti ibuprofen atau naproxen. Jika Anda memiliki gejala asma (mengi), hidung meler, pembengkakan di kulit (angioedema) dan muncul ruam setelah mengonsumsi NSAID, serta pernah memiliki maag, pendarahan di lambung atau usus, dan lubang di lambung, beritahu dokter atau apoteker. Anda juga perlu memberitahu petugas medis apabila menderita tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung atau penyakit ginjal dan penyakit hati parah, penyakit Crohn atau ulcerative colitis, lupus, dan gangguan pembekuan darah. Anda juga harus memberitahu dokter apabila Anda sedang hamil, menyusui, atau berencana untuk hamil. 

Efek samping

Sama halnya dengan obat-obatan lain, natrium diklofenak dapat menyebabkan efek samping tertentu, meskipun tidak semua orang akan memilikinya. Efek samping diklofenak tablet, kapsul, dan supositoria terjadi di lebih dari 1 di antara 100 orang. Beritahu dokter apabila efek samping seperti sakit kepala, pusing atau vertigo, sakit perut dan hilangnya nafsu makan, mual, muntah dan diare, dan ruam ringan mengganggu Anda atau tidak kunjung sembuh. Berbeda dengan diklofenak jenis lain, diklofenak bentuk gel atau plester memiliki risiko lebih rendah dalam menyebabkan efek samping. Hal ini disebabkan karena obat yang masuk ke dalam tubuh lebih sedikit dibandingkan dengan diklofenak tablet, kapsul, atau supositoria. Namun, Anda masih bisa mendapatkan efek samping serupa, apabila Anda menggunakan banyak gel atau plester dalam jumlah yang banyak. Menggunakan diklofenak bentuk gel atau plester juga dapat memengaruhi kulit, dan membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari dibandingkan dengan biasanya, mengembangkan ruam di mana gel dan plester dioleskan atau ditempelkan, kering, dan iritasi (eksim), dan gatal atau meradang (dermatitis). 

Selain itu, meskipun jarang ditemui (dan hanya terjadi di antara 1 dari 1000 orang), natrium diklofenak dapat menyebabkan efek samping serius. Hubungi dokter secepatnya apabila Anda melihat adanya darah di muntahan dan kotoran yang berwarna hitam (hal ini dapat menjadi tanda adanya pendarahan di lambung atau usus). Cari bantuan medis apabila Anda memiliki gangguan pencernaan parah, nyeri ulu hati atau sakit perut, muntah atau diare; kondisi-kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya peradangan di lambung atau usus. Beberapa gejala lain yang perlu diwaspadai adalah kulit dan mata yang menguning, kulit ruam gatal, sesak napas dan pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki, dan sisi bagian tubuh lemah dan hilangnya keseimbangan (tanda-tanda adanya stroke).

Ini Macam-Macam Cara Merontokkan Bulu Ketiak

Pertumbuhan bulu di berbagai area tubuh sebenernya merupakan hal yang wajar. Hanya saja, sebagian orang mungkin merasa terganggu dengan adanya bulu dan ingin menghilangkannya, salah satunya di area ketiak. Untuk itu, Anda perlu memahami cara merontokkan bulu ketika dengan efektif.

Ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bulu pada area ketiak. Akan tetapi, tidak ada ada cara yang bisa benar-benar menghilangkan bulu tersebut secara permanen.

Apa saja cara merontokkan bulu ketiak?

Meskipun tidak bisa dihilangkan secara permanen, beberapa teknik bisa membantu untuk mencegah pertumbuhan bulu ketiak terlalu cepat. Anda bebas memilih cara merontokkan bulu ketiak yang paling Anda sukai berikut ini:

  • Metode laser

Menghilangkan bulu dengan metode laser bisa memberikan efek jangka panjang. Perawatan ini menargetkan folikel rambut di ketiak Anda, merusak folikel tersebut untuk menghentikan pertumbuhan rambut baru.

Perusakan folikel dilakukan dengan suhu panas tinggi dari laser. Perawatan ini bekerja dengan sangat baik untuk semua orang dengan jenis kulit apa pun.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda perlu melewati beberapa sesi laser. Banyaknya sesi yang dibutuhkan tergantung pada area yang ingin Anda targetkan. Tapi, umumnya, jumlah sesi sekitar empat hingga delapan kali perawatan, dengan satu kali perawatan per minggu.

  • Metode elektrolisis

Metode yang satu ini menggunakan frekuensi radio gelombang pendek untuk menghilangkan bulu ketiak. Sama seperti laser, metode ini memiliki efek jangka panjang, meski tidak bisa menghilangkan bulu secara permanen.

Tujuan dari elektrolisis adalah menghancurkan folikel rambut agar tidak merangsang pertumbuhan rambut baru. Frekuensi gelombang radio nantinya akan didistribusikan melalui jarum halus.

Biasanya, sama seperti laser, Anda memerlukan beberapa kali sesi untuk bisa menghilangkan bulu ketiak dengan cara ini. Panjangnya sesi berbeda-beda pada setiap orang. Biayanya pun akan disesuaikan berdasarkan panjang sesi tersebut.

  • Krim berbahan kimia

Cara merontokkan bulu ketiak juga bisa dengan memanfaatkan bahan kimia. Anda hanya perlu membeli gel atau krim yang dijual secara bebas lalu oleskan ke permukaan kulit ketiak Anda.

Bahan kimia pada krim atau gel ini bekerja dengan melemahkan protein di bulu Anda yang disebut dengan keratin. Hal ini akan menyebabkan kerontokan bulu dan membuat bulu yang sudah rontok lebih mudah untuk dibersihkan.

Tidak seperti laser atau elektrolisis, metode ini bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Penggunaan bahan kimia tidak menargetkan folikel rambut, jadi hasilnya mungkin tidak bisa bertahan terlalu lama, hanya sekitar dua sampai tingga minggu.

  • Waxing

Siapa yang tidak kenal dengan waxing? Metode yang satu ini sudah menjadi salah satu metode paling populer untuk menghilangkan bulu, termasuk bulu ketiak.

Waxing dilakukan dengan menggunakan lilin panas atau strip lilin untuk ditempelkan ke bagian tubuh yang berbulu. Kemudian, lilin tersebut akan dilepaskan dari permukaan kulit sambil menarik bulu-bulu yang ada.

Anda bisa memilih untuk melakukan waxing sendiri di rumah ataupun melalui perawatan di salon. Waxing di rumah mungkin lebih mudah dan hemat biaya, namun lebih sulit untuk dilakukan karena Anda akan lebih sulit untuk menahan rasa sakit.

Masih ada banyak cara merontokkan bulu ketiak lainnya yang bisa Anda coba. Anda bisa memilih perawatan di rumah ataupun dengan bantuan profesional, sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda.

Pilihan Perawatan Perontok Bulu, Apakah Hasilnya Permanen?

Bulu atau rambut tumbuh di seluruh tubuh, termasuk di daerah wajah, lengan, dan kaki. Meskipun pertumbuhan bulu rambut merupakan hal yang normal baik pada wanita maupun pria, beberapa orang ingin mendapatkan perawatan perontok bulu karena alasan kosmetik. Daerah tubuh di mana orang biasanya mendapatkan perawatan perontok bulu adalah kaki, lengan, selangkangan, ketiak, dan wajah. Meskipun beberapa metode perontok rambut dapat memberikan hasil yang bertahan selama beberapa bulan dan tahun, hanya ada sedikit metode yang benar-benar memberikan hasil permanen. Artikel ini akan membahas pilihan perawatan perontok bulu. 

Bisakah bulu rambut dihilangkan secara permanen?

Ada beberapa pilihan perawatan perontok bulu jangka panjang yang bisa Anda dapatkan untuk memiliki kulit yang mulus bebas rambut. Satu-satunya perawatan yang dianggap permanen oleh Lembaga Obat dan Makanan (FDA) adalah electrolysis. Metode lain perontok bulu yang dapat memberikan hasil jangka panjang adalah perontok bulu laser. Namun, beberapa orang masih membutuhkan sesi “touch up” guna menjaga hasil yang diinginkan. Hal ini terutama dibutuhkan oleh para wanita yang mendapatkan perawatan perontok bulu laser pada bagian wajah. 

  • Electrolysis

Petugas medis akan melakukan electrolysis dengan menggunakan jarum untuk memberikan gelombang frekuensi radio pada folikel rambut dan menghancurkannya. Mereka kemudian akan mengangkat bulu rambut menggunakan pinset. Electrolysis dapat dilakukan di hampir semua bagian tubuh dan efektif mengatasi semua jenis rambut. Karena siklus pertumbuhan rambut, seseorang biasanya membutuhkan beberapa sesi electrolysis apabila ingin mendapatkan hasil yang diinginkan. Jumlah sesi perawatan bervariasi tergatnung daerah tubuh, sensitivitas seseorang, dan jumlah bulu rambut yang ada. Namun, setelah semua bulu rambut berhasil dibersihkan, Anda tidak akan membutuhkan pertemuan tambahan. 

Electrolysis memiliki efek samping tersendiri, seperti iritasi, tanda kemerahan, dan rasa nyeri pada daerah yang mendapatkan perawatan perontok bulu. Infeksi atau jaringan parut berlebih di daerah perawatan juga dapat terjadi, meskipun hal ini sangat jarang ditemui. Meskipun alat electrolysis rumahan tersedia, Akademi Dermatolog Amerika merekomendasikan Anda mendapatkan perawatan electrolysis dari petugas yang terpercaya untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan aman. 

  • Perontok bulu laser

Perontok bulu laser melibatkan penggunaan laser panas tinggi untuk menghancurkan folikel rambut. Petugas medis dapat menggunakan perontok bulu laser di mana saja di tubuh, kecuali pada daerah sekitar mata. Menurut AAD, seseorang bisa mendapatkan 10 hingga 25 persen pengurangan bulu rambut pada sesi pertama perawatan perontok bulu laser. Saat bulu rambut tumbuh kembali, bulu akan berwarna lebih cerah dan tidak tebal. Saat bulu rambut berhenti tumbuh, pertumbuhan tidak akan kembali sekitar beberapa bulan atau tahun. Perawatan perontok bulu laser akan bekerjan lebih efektif pada rambut kering dan hitam, dan tidak akan efektif mengatasi rambut tipis, putih, ataupun merah. 

Perontok bulu laser juga memiliki efek samping, terutama apabila dilakukan oleh orang yang kurang berpengalaman, seperti rasa sakitdan nyeri serta rasa tidak nyaman saat prosedur berlangsung. Kulit juga akan iritasi dan memerah setelah perawatan dilakukan, serta membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Sangat penting apabila Anda mendapatkan perawatan perontok bulu laser untuk melindungi kulit dari sinar matahari setelah perawatan, misalnya hindari paparan langsung matahari dan menggunakan tabir surya ber-SPF.

Perawatan perontok bulu laser tersedia, namun biasanya membutuhkan biaya yang mahal. Electrolysis menyediakan hasil yang permanen. Dan perontok bulu laser, meskipun dapat memberikan hasil jangka panjang, tidak selamanya permanen. 

Rekomendasi Perawatan Rumahan unuk Atasi Telat Haid 6 Hari

Panjang normal siklus menstruasi wanita adalah 28 hari, yang dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Namun setiap wanita memiliki siklus yang bervariasi, dan terkadang mengalami telat haid 6 hari.

Menstruasi tidak teratur, atau disebut juga oligomenore, sering terjadi pada wanita yang baru pertama kali mengalami menstruasi. Kondisi tersebut juga dapat terjadi akibat perubahan metode kontrasepsi, menjelang masa menopause, dan efek dari program olahraga.

Penyebab haid tidak teratur

Saat menstruasi pertama kali dimulai, butuh waktu hingga 2 tahun agar siklus haid teratur. Setelah itu kebanyakan wanita memiliki periode teratur dan lamanya waktu antar periode sama.

Terlepas dari masa pubertas, wanita dewasa juga dapat mengalami telat haid 6 hari. Beberapa sebab diantaranya yaitu:

  • Tanda kehamilan
  • Memasuki fase menopause
  • Pasca persalinan
  • Tahap menyusui
  • Penggunaan kontrasepsi
  • Perubahan bera badan yang ekstrem
  • Stres emosional
  • Mengikuti olahraga ketahanan, misalnya lari maraton

Haid yang tidak teratur juga dapat menjadi indikasi masalah kesehatan, dan beberapa diantaranya dapat mengakibatkan masalah kesuburan, antara lain:

  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau kista ovarium
  • Gangguan tiroid
  • Kanker serviks atau rahim
  • Endometriosis
  • Penyakit radang pinggul (PID)

Mengatasi menstruasi tidak teratur di rumah

Perawatan tergantung pada penyebab haid tidak teratur. Jika merupakan indikasi medis, maka dokter lebih paham cara menanganinya. Menstruasi tidak teratur saat pubertas dan menjelang menopause juga tidak memerlukan perawatan khusus.

Selebihnya Anda bisa mengembalikan periode haid Anda agar teratur dengan cara berikut ini:

  • Mempertahankan berat badan sehat

Perubahan berat badan yang ekstrim, termasuk obesitas dan kekurangan berat badan dapat menyebabkan haid teratur. Selain itu wanita yang kelebihan berat badan juga berisiko mengalami pendarahan dan rasa sakit yang lebih hebat daripada wanita dengan berat badan sehat.

Untuk memenuhi target berat badan ideal, Anda bisa meminta bantuan dokter. Anda akan disarankan menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur.

  • Olahraga secara teratur

Berolahraga memiliki manfaat yang besar dalam kesehatan fisik dan psikis. Selain mencapai atau mempertahankan berat badan ideal, olahraga juga sering dimasukkan dalam perawatan sindrom ovarium polikistik (PCOS), salah satu penyebab telat haid 6 hari.

Dalam sebuah penelitian, wanita yang berolahraga secara teratur mengalami rasa sakit karena menstruasi (dismenore) yang lebih sedikit.

  • Berlatih yoga

Beberapa penelitian membuktikan bahwa yoga efektif mengontrol keseimbangan hormon terkait menstruasi, ketidakseimbangan emosional seperti depresi dan kecemasan, serta mengurangi nyeri haid.

  • Mencukupi asupan nutrisi harian

Sebuah penelitian pada ahun 2015 menemukan terdapat kaitan antara rendahnya vitamin D dengan menstruasi tidak teratur. Mengonsumsi suplemen vitamin D dapat mengatasi kondisi tersebut, terutama pada wanita dengan PCOS.

Beberapa penelitian juga menemukan vitamin B dan kalsium dapat mengurangi gejala pramenstruasi. Untuk mendapatkannya, Anda bisa makan makanan kaya nutrisi atau mengonsumsi suplemen.

Anda juga bisa mendapatkan vitamin D dari paparan sinar matahari, contohnya melakukan olahraga outdoor di pagi hari.

  • Rutin minum cuka apel

Cuka sari apel diklaim dapat mengatasi haid tidak teratur. Dalam sebuah penelitian, meminum 15 ml cuka sari apel setiap hari dapat memulihkan ketidakteraturan siklus menstruasi pada penderita PCOS. Namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

  • Makan nanas

Enzim bromelain pada nanas diklaim dapat mengatasi masalah menstruasi, karena cara kerjanya dalam melembutkan dinding rahim dan hormon terkait menstruasi. Meski masih sedikit bukti ilmiah, tak ada salahnya Anda mencoba perawatan ini.

  • Mengonsumsi kayu manis

Mengonsumsi kayu manis terbukti efektif mengatur siklus haid dan termasuk pengobatan yang efektif untuk wanita dengan PCOS. Penelitian lain juga menunjukkan kayu manis dapat mengurangi pendarahan dan ketidaknyamanan seperti nyeri haid, mual, dan muntah selama periode haid.

  • Meminum ekstrak jahe

Meski tidak ada bukti ilmiah mengenai efektivitas jahe dalam mengatas menstruasi yang tidak teratur, beberapa penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi bubuk jahe sebelum periode haid dapat meringankan gejala PMS, termasuk stabilitas suasana hati.

Catatan

Telat haid 6 hari sangat wajar bagi remaja yang baru memasuki masa pubertas. Namun jika Anda khawatir dengan siklus haid yang tidak teratur atau disertai dengan gejala yang parah, Anda bisa mengonsultasikannya dengan dokter.

Bahaya Alergi Terhadap Bulu Kucing yang Perlu Dipahami

Kucing menjadi salah satu binatang lucu dan menggemaskan yang kerap kali merupakan pilihan banyak orang untuk dipelihara di rumah. Namun, bagi sebagian masyarakat juga merupakan ancaman karena memiliki alergi terhadap bulu kucing. Karena dampak yang ditimbulkan alergi kucing terhadap orang muncul berbeda-beda.

Alergi terhadap bulu kucing merupakan kondisi di mana tubuh mengalami reaksi atau gejala ketika terpapar bulu kucing sebagai pemicu munculnya alergi. Bahaya dari bulu kucing tergantung pada kondisi setiap orang yang mengalaminya, jika reaksi yang ditimbulkan ringan maka dapat ditangani dengan mudah, berbeda dengan reaksi berat yang termasuk kategori berat.

Gejala Alergi Kucing

Secara umum alergi terhadap bulu kucing memiliki tanda yang mirip dengan gejala alergi pada umumnya. Terdapat beberapa yang sifatnya ringan dan berlangsung sebentar, tetapi tak menutup kemungkinan reaksi alergi yang ada cukup serius perlu penanganan medis segera mungkin, berikut beberapa gejala alergi yang biasa muncul.

  1. Bersin

Bersin-bersin merupakan gejala yang paling mudah dikenali, gejala ini seringkali luput dari perhatian banyak orang. Banyak orang menganggap jika bersin yang muncul adalah karena reaksi alergi terhadap debu, padahal di saat bersamaan juga tengah memelihara kucing, kondisi ini sangat perlu diperhatikan.

  1. Gatal-gatal

Gatal-gatal ini muncul pada beberapa bagian tubuh, seperti mata dan kulit dari kucing, reaksi alergi ini muncul sesaat setelah menyentuh bulu kucing. Namun, ada juga yang merasakan beberapa jam atau hari setelahnya , bergantung pada kemampuan respons sistem imun masing-masing seseorang.

  1. Pembengkakan

Pembengkakan bisa terjadi pada mata, sama seperti gatal kondisi ini yang terjadi pada mata bisa muncul beberapa menit setelah terpapar bulu kucing, atau dalam kurun waktu beberapa jam hingga hari kemudian.

  1. Peradangan

Tanda alergi selanjutnya bisa dilihat ketika sinus yang meradang setelah menyentuh kucing, gejala ini bahkan tergolong cukup serius serta bergantung pada seberapa besar sensitivitas sistem imun tubuh. Apabila mengalami gejala ini, seseorang perlu memeriksakan diri ke dokter.

  1. Sesak Napas

Potensi syok anafilaksis juga ada, reaksi yang tergolong parah dan bahkan bisa mengancam jiwa ketika penderita tidak segera ditangani. Kondisi ini diakibatkan karena penyumbatan pada tenggorokan yang kemudian mengakibatkan sesak napas, sehingga pasien harus segera mendapat penanganan medis karena kondisi ini mengancam jiwa.

Penyebab Alergi Bulu Kucing

Perlu diketahui jika kondisi ini tidak sepenuhnya disebabkan karena bulu kucing, beberapa di antaranya muncul karena kontak sel kulit mati atau dander, air liur dan urine yang telah terkontaminasi bakter dan virus merupakan penyebab sesungguhnya.

Saat kucing melepaskan sel kulit mati atau menjilati tubuh dengan air liur, pada saat itulah bakteri dan virus yang ada pada kulit mati dan air liur berpindah ke bulu kucing. Kemungkinan besar saat tangan menyentuh bulu ini, tanpa disadari bulunya terlepas hingga menempel atau terhirup hidung dan masuk ke dalam tubuh.

Alergi kucing terjadi ketika sistem imun akan mendeteksi bahaya dari bakteri yang terhirup tadi, kondisi ini membuat tubuh memproduksi zat antibodi untuk melakukan perlawanan. Akibat yang muncul, reaksi alergi bisa terjadi setelah atau beberapa jam usai penderita melakukan kontak langsung dengan kucing.

Mengenal bahaya dan memahami cara merawat kucing yang benar memang perlu dilakukan, sehingga nantinya seseorang bisa meminimalisasi risiko terhadap bahaya yang ditimbulkan bulu kucing.

5 Manfaat Menelan Sperma

Salah satu bagian penting dalam berhubungan intim dan program memiliki anak adalah air mani pria, meskipun tak sedikit orang yang benar-benar memahami seluk beluk air mani. Secara umum orang menyebutnya dengan sperma, padahal air mani memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda dari sperma, termasuk manfaat menelan sperma.

Menelan sperma mungkin terdengar aneh bagi kebanyakan orang awam, namun bagi beberapa orang dengan mencicipi atau menelan sperma pasangannya mungkin adalah hal yang lumrah dilakukan ketika menjalani hubungan seksual. Bahkan tak sedikit orang yang percaya menelan sperma memberi manfaat kesehatan.

Manfaat Menelan Sperma

  1. Jaga Kesehatan Jantung

Sebuah penelitian menunjukkan jika menelan sperma secara teratur dapat menurunkan tekanan darah hingga terhindar dari stroke dan penyakit jantung. Kandungan hormon prostaglandin yang terdapat di dalam cairan sperma memiliki peran dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk konstraksi dan relaksasi otot polos.

Selain itu dilatasi dan penyempitan pembuluh darah, kontrol tekanan darah dan modulasi peradangan. Hasil penelitan juga mengungkapkan jika perempuan yang menelan sperma pasangan mereka jauh lebih rendah terkena preeklamsia, yakni komplikasi yang terjadi pada minggu ke-20 kehamilan, tekanan darah naik yang disertai munculnya protein di urin.

  • Mengandung Protein

Meskipun sperma memang mengandung protein, tetapi jumlahnya sangat sedikit dan sebuah studi dari tahun 2013 membuktikan jika setiap 100 ml sperma hanya mengandung 5.040 mg protein. Secara rata-rata ketika pria ejakulasi, sperma yang muncul hanya mencapai 5 ml, artinya hanya ada 252 mg protein di sana.

  • Mengandung Kalori

Sperma ternyata juga mengandung kalori,sama seperti keju, cokelat hitam hingga telur, meskipun jumlahnya sedikit. Setiap satu sendok sperma, hanya mengandung sebanyak lima sampai tujuh kalori.

  • Meningkatkan Suasana Hati

Siapa sangka jika ternyata menelan sperma memiliki potensi meningkatkan suasana hati, hal ini ditunjukkan pada beberapa penelitian yang menyebut jika sperma mengandung zat-zat antidepresan. Seperti endorfin, estrone, prolaktin, oksitosin , hormon pelepas tirotropin hingga serotonin.

Meski demikian, untuk menjelaskan mekanisme menelan sperma dalam meningkatkan suasana hati seseorang ini masih membutuhkan lebih lanjut. Karena memang hal tersebut diklaim sangat bermanfaat bagi orang.

  • Menyembuhkan Luka

Sperma dipercaya mampu mempercepat penyembuhan luka karena mengandung zat besi, ditambah dengan kandungan vitamin C pada air mani yang berfungsi mencegah munculnya infeksi pada luka. Selain itu sperma juga dapat membersihkan luka dari kuman-kuman serta bakteri, kandungan kalium berperan sangat penting untuk pertumbuhan normal tubuh dan mengganti jaringan rusak.

Nutrisi berupa asam dan fluktosa yang terkandung dalam cairan sperma memiliki manfaat untuk membantu metabolisme dan sistem pencernaan tubuh dalam mencerna gula. Hal ini membuat sperma dapat menjaga kadar gula darah agar tetap terkontrol, dalam sebuah penelitian juga ditemukan jika sperma memiliki efek anti kanker.

Manfaat menelan sperma yang satu ini sangat berguna bagi perempuan karena diklaim mampu mencegah munculnya kanker payudara. Selain itu zat antidepresan, mineral dan protein dalam sperma efektif memperbaiki kualitas tidur seseorang, sangat cocok dicoba bagi mereka yang memiliki kualitas tidur yang buruk.

Beberapa hal yang berpengaruh positif bagi meningkatkan kualitas tidur seperti suasana hati yang baik dan meningkatnya daya tahan tubuh dari serangan penyakit karena kandungan magnesium dari sperma. Meski demikian, banyaknya manfaat dari menelan sperma di atas masih memerlukan penelitian lebih banyak.

Sakit Kepala Bagian Depan, Atasi dengan Pijat di Area Berikut

Sakit kepala kerap menyerang secara tiba-tiba sehingga mengganggu aktivitas yang sedang dijalani. Sakit kepala depan ditandai dengan rasa nyeri dan sakit di area dahi dan pelipis. Hampir semua orang pernah mengami kondisi ini.

Konsumsi obat-obatan merupakan perawatan yang efektif. Sebagai pertolongan pertama mengatasi serangan yang tiba-tiba, Anda bisa menekan titik akupresur di area kepala dan pundak.

Berbagai penyebab sakit kepala

Orang yang mengalami sakit kepala bagian depan kerap merasa tertekan pada kedua sisi kepala, dengan nyeri ringan hingga parah. Beberapa orang menggambarkannya seperti kepala diikat dengan ikat pinggang dengan kencang.

Sakit kepala bisa berubah menjadi kronis. Menurut The National Institute of Neurological and Disorders and Stroke (NINDS) sakit kepala kronis ditandai dengan sakit kepala yang terjadi lebih dari 14 kali sebulan.

Kebanyakan kasus sakit kepala bagian depan disebabkan oleh stres. Sakit kepala ini terjadi dari waktu ke waktu yang disebut juga dengan episodik.

Selain stres, faktor pemicu sakit kepala depan yang umum terjadi antara lain:

  • Infeksi sinus
  • Sakit di area rahang atau leher
  • Reaksi alergi
  • Mata lelah akibat penggunaan gadget dalam waktu lama, seperti komputer atau smartphone
  • Gangguan tidur, seperti insomnia
  • Akibat konsumsi makanan tertentu, misalnya daging dengan nitrat
  • Konsumsi alkohol, terutama anggur merah
  • Dehidrasi
  • Perubahan cuaca
  • Postur tubuh yang buruk
  • Kepala tegang

Terapi pijat untuk atasi sakit kepala

Terapi pijat merupakan pengobatan alternatif yang mudah dilakukan. Perawatan ini telah digunakan untuk mengatasi berbagai sakit dan nyeri pada tubuh.

Dalam melakukan akupresur untuk mengobati sakit kepala, Anda bisa mengatur posisi antara berdiri, duduk, atau berbaring tergantung pada kenyamanan yang Anda rasakan. Tekan titik pijat dengan kuat dan konsisten untuk mengaktifkan titik akupresur.

Berikut titik pijat untuk mengatasi sakit kepala:

  1. Titik drilling bamboo

Titik ini terletak pada bagian dalam alis, tepatnya di batang hidung bertemu dengan tulang alis.

Tutup mata Anda, lalu berikan tekanan yang sama pada kedua sisi dengan menggunakan ibu jari atau jari telunjuk. Tekan lembut dengan membentuk lingkaran kecil memutar dari arah dalam rongga mata ke luar alis. Sebagai alternatif, Anda bisa menekannya secara bergantian.

Menurut Dale Grust, Presiden Asosiasi Terapi Pijat Amerika Cabang New York dan terapis pijat berlisensi di New Paltz, New York, teknik ini sangat bagus untuk mengatasi sakit kepala bagian depan akibat mata lelah karena penggunaan komputer dan tekanan sinus.

  • Tekanan kecil di pelipis

Tekan dan gosok lembut ujung pelipis yang terletak di antara sudut mata dan telinga dengan menggunakan ibu jari.

Dengan tekanan yang sangat kuat dan gerakan melingkar kecil, gerakkan jari Anda secara bertahap di sepanjang garis rambut hingga tengah dahi. Setelah itu pijat seluruh dahi dan kulit kepala.

Teknik ini berfungsi meredakan sakit kepala akibat kepala tegang.

  • Titik mata ketiga (third eye)

Titik ini terletak di antara kedua alis. Titik ini umum digunakan untuk membantu meredakan sakit kepala. Rangsang titik tekanan ini dengan memijatnya dengan gerakan melingkar menggunakan tekanan yang konstan dan lembut.

Kebanyakan kasus sakit kepala bagian depan akan sembuh dengan sendirinya. Namun bila Anda mengalami sakit kepala kronis atau merasakan sakit yang sangat mengganggu disertai gejala seperti demam atau sesak napas, segera periksakan diri ke dokter. Bisa jadi itu merupakan pertanda kondisi medis lainnya.

Mengenal Azotemia, Kondisi Akibat Ginjal Yang Rusak

Azotemia merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika organ ginjal rusak akibat penyakit atau cidera. Anda akan memiliki azotemia saat ginjal tidak mampu membersihkan sisa nitrogen dengan cukup. Azotemia biasanya didiagnosa menggunakan tes urin dan darah. Tes ini akan memeriksa level nitrogen urea darah (BUN) dan creatinine. Artikel ini akan membahas berbagai hal yang perlu Anda ketahui tentang kondisi azotemia.

Jenis dan gejala

Ada tiga jenis azotemia, yaitu prerenal, intrinsic, dan postrenal. Azotemia prerenal terjadi ketika cairan tidak mengalir melalui ginjal dengan cukup. Aliran cairan yang rendah menyebabkan serum creatinine dan urea dengan konsentrasi level tinggi. Azotemia jenis ini merupakan jenis azotemia paling umum dijumpai dan biasanya dapat diobati. Sementara itu, azotemia intrinsic biasanya terjadi akibat penyakit, infeksi, ataupun sepsis. Penyebab utama azotemia intrinsic adalah nekrosis tubular akut. Di sisi lain, gangguan saluran kemih dapat menyebabkan azotemia postrenal. Azotemia postrenal dapat terjadi bersamaan dengan azotemia prerenal. Jenis-jenis azotemia tersebut memiliki perawatan, penyebab, dan hasil yang berbeda-beda. Namun, masing-masing dapat mengakibatkan cidera atau kegagalan ginjal akut apabila tidak diobati atau didiagnosa sejak dini.

Azotemia dan uremia merupakan dua jenis kondisi ginjal yang berbeda. Azotemia terjadi ketika ada nitrogen dalam darah Anda. Sementara itu, uremia terjadi ketika ada urea di dalam darah. Namun, keduanya berhubungan dengan penyakit ginjal atau cidera ginjal. Anda mungkin tidak akan melihat adanya tanda atau gejala khusus pada ginjal, termasuk azotemia, sebelum kondisi mencapai tahapan akhir. Tahap akhir tersebut biasanya ketika kegagalan ginjal telah berawal. Adapun gejala azotemia di antaranya adalah kegagalan renal akut (apabila azotemia terus berkembang selama beberapa jam atau hari), cidera ginjal akut, hilangnya energi, tidak ingin berpartisipasi dalam aktivitas sosial tertentu, hilangnya nafsu makan, retensi cairan, dan mual serta muntah. Mual dan muntah merupakan tanda penyakit Anda berubah menjadi lebih parah.

Penyebab

Penyebab utama azotemia adalah hilangnya fungsi ginjal. Namun, jenis azotemia yang berbeda, yang dapat disebabkan karena kegagalan renal, memiliki penyebab yang berbeda pula, seperti ketika cairan yang melewati ginjal tidakcukup dalam membersihkan nitrogen (azotemia prerenal), ketika saluran kemih tersumbat karena adanya cidera (azotemia postrenal), penyakit atau infeksi (azotemia intrinsic), kegagalan jantung, komplikasi diabetes, beberapa penggunaan obat-obatan tertentu seperti obat nephrotoxic dan steroid dalam dosis yang tinggi, pertambahan usia, riwayat kesulitan renal, paparan panas, luka bakar parah, dehidrasi, volume darah yang menurun, operasi, dan cidera pada ginjal.

Perawatan kanker juga dapat menyebabkan azotemi akut. Obat-obatan chemotherapy sangat kuat dan dapat merusak ginjal. Obat tersebut juga dapat menyebabkan produk sampingan nitrogen dalam jumlah yang banyak yang dilepaskan oleh sel-sel kanker yang mati. Ahli onkologi Anda akan memantau ginjal dan level ammonia Anda dengan melakukan serangkaian tes yang teratur. Jika dibutuhkan, dokter dapat menyesuaikan atau mencoba obat-obatan chemotherapy yang berbeda apabila ginjal Anda terdampak.

Perawatan azotemia akan tergantung pada jenis, penyebab, dan tahap perkembangan kondisi Anda. Beberapa pilihan perawatan di antaranya adalah dialisa (untuk perkembangan tahap akhir dan dapat bersifat sementara), persalinan bayi apabila Anda sedang hamil, perawatan dini untuk kasus azotemia postrenal, perawatan kondisi atau penyakit yang menyebabkan azotemia, cairan IV, obat-obatan, dan perubahan kebiasaan makan Anda. Jika diketahui sejak awal, kebanyakan kasus azotemia dapat diatasi dan dirawat. Namun, kondisi kesehatan lain dan kehamilan dapat membuat proses perawatan menjadi lebih sulit.