Jumlah Kalori Fitbar Rendah, Cocok untuk Mendukung Program Diet

Istilah kalori memang sering disebut banyak orang, biasanya berkaitan dengan diet atau menurunkan berat badan. Dalam setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi akan dihitung jumlah kalorinya agar tidak melebihi kebutuhan harian tubuh. Termasuk saat makan snack sehat. Misalnya jumlah kalori Fitbar dan makanan yang dikonsumsi lainnya akan dikalkulasikan sehingga tidak berlebih dari kebutuhan harian.

Kalori merupakan satuan untuk energi, jadi bisa diartikan kalori berguna sebagai sumber energi. Kalori inilah yang berguna dalam menjalankan fungsi dasar tubuh, mulai dari bernapas, mencerna makanan dan minuman, memproduksi sel, hingga proses sirkulasi darah. Sehingga butuh membutuhkan jumlah kalori harian tertentu atau dikenal dengan istilah basal metabolic rate (MBR).

Mengenal Fungsi Kalori dalam Tubuh

Kalori tidak hanya mempengaruhi berat badan, tapi juga penting untuk menjalankan fungsi lainnya di tubuh. Kalori yang didapat dari makanan akan diubah menjadi energi sehingga tubuh dapat berfungsi. 

Berikut manfaat kalori untuk tubuh lebih jelasnya.

1. Mengontrol berat badan

Untuk mengontrol berat badan, perlu mengukur kebutuhan kalori dalam tubuh. Penting sekal untuk mengetahui cara perhitungan kalori yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Sebab, tanpa kalori, tubuh tidak akan mendapatkan sumber energi dan tidak bisa melakukan berbagai kegiatan.

2. Mendukung aktivitas tubuh

Kalori diibaratkan sebagai bahan bakar oleh tubuh untuk menghasilkan tenaga. Jumlah kalori yang rendah dalam tubuh bisa membuat tubuh jadi kurang produktif.

3. Sumber energi

Kalori dibutuhkan oleh tubuh untuk mendorong tubuh bergerak melakukan berbagai aktivitas. Kalori penting sekali sebagai sumber tenaga.

4. Menunjang tumbuh kembang tubuh

Bagi anak-anak atau balita, kalori ini akan mendukung perkembangan tubuhnya. Selain digunakan sebagai sumber tenaga, kalori juga berguna untuk mendukung perkembangan otak, jantung, paru-paru, dan organ lainnya. 

5. Mempengaruhi kesehatan tubuh

Orang yang kekurangan kalori biasanya terlihat lebih lemah. Kekurangan kalori juga bisa membuat seseorang dengan mudah terserang penyakit. 

Namun, jumlah kalori yang dikonsumsi tidak pula disarankan berlebihan. Sebab, bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

Itulah kenapa pentingnya untuk mengetahui BMR tubuh. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan jenis makanan yang akan dikonsumsi, aktivitas yang perlu dilakukan, hingga olahraga yang dijalani. 

Untuk mempertahankan berat badan, Anda perlu mengonsumsi kalori yang sama dengan nilai BMR. Sedangkan jika ingin menurunkan berat badan, maka jumlah kalori yang dikonsumsi harus lebih sedikit dari BMR. Jika ingin menambah berat badan, maka konsumsi jumlah kalori melebihi nilai BMR.

Secara umum, pria dewasa membutuhkan 2500 kalori perhari. Sedangkan wanita dewasa membutuhkan 2000 kalori setiap harinya. Namun, nilai jumlah kalori ini akan berbeda-beda untuk setiap orang. 

Konsumsi Snack Sehat Fitbar untuk Mendukung Program Diet Anda

Fitbar adalah snack sehat yang mengandung rendah kalori, bebas lemak trans, dan bebas kolesterol. Bahkan jumlah kalor Fitbar ini lebih rendah dibanding jenis snack lainnya. 

Fitbar bisa jadi cemilan sehat untuk mengganjal rasa lapar, atau dinikmati saat sedang santai. Snack sehat ini bebas kolesterol sehingga bisa menghindarkan Anda dari risiko kantung koroner dan penyempitan pembuluh darah. Fitbar cocok untuk dikonsumsi bahkan orang yang lanjut usia.

Fitbar merupakan snack sehat dan memiliki rasa yang lezat. Fitbar punya beberapa varian rasa yaitu cokelat, nuts, dan dried fruit. Jumlah kalori Fitbar ini sebanyak 110 kkal, sedangkan lemak sebanyak 40 kkal untuk varian nuts, sedangkan 90 kkal untuk varian cokelat. Pilih varian rasa yang Anda sukai.

Diet Golongan Darah A: Solusi Tepat untuk Hidup Sehat

Anda pemilik golongan darah A dan sedang ingin menerapkan pola diet? Sudah pernah dengar tentang diet berdasarkan golongan darah? Diet golongan darah A tentu saja ada! Begitu juga dengan diet golongan darah lainnya.

Pola diet golongan darah pertama kali dikenalkan oleh Dr. Peter D’Adamo lewat bukunya yang berjudul Eat Right 4 Your Type. Dalam buku tersebut, ia menegaskan bahwa setiap golongan darah memiliki ciri dan karakteristik tersendiri, begitu pula dengan pola diet dan olahraganya. Menerapkan pola diet golongan darah dapat menjawab kebutuhan tubuh secara tepat.

Lalu, bagaimana selengkapnya dengan pola diet golongan darah A?

Diet golongan darah A memiliki beberapa manfaat bagi orang itu sendiri, seperti melancarkan dan menyehatkan pencernaan, menurunkan berat badan, mengurangi risiko penyakit tertentu, hingga menambah energi.

Sumber gizi dan makanan mana saja yang direkomendasikan untuk pola diet golongan darah A?

Berdasarkan teori, pemilik golongan darah A dianggap lebih mudah untuk mencerna sayuran dan karbohidrat. Namun, di sisi lain, mereka memiliki kesulitan dalam menerima asupan protein hewani dan lemak. Berdasarkan teori Peter, beberapa santapan yang sesuai untuk kebutuhan pemilik golongan darah A, antara lain:

  • teh hijau
  • buah-buahan, terutama blueberry dan elderberry
  • sayuran, khususnya sayuran hijau, seperti bayam atau kale
  • makanan-makanan laut, terutama ikan sarden dan salmon
  • makanan dengan kandungan kedelai yang memiliki protein tinggi, seperti tahu
  • biji-bijian, seperti gandum
  • kacang walnut
  • minyak zaitun
  • ayam
  • jahe
  • bawang putih.

Sebagai menu sarapan di pagi hari untuk mengawali aktivitas, pemilik golongan darah A dianjurkan untuk mengonsumsi protein. Menu sederhana yang dapat dicoba, antara lain ikan sarden kalengan atau tahu dengan susu kambing. Selain itu, pemilik golongan darah A juga dapat mengonsumsi protein hewani dalam porsi rendah.

Apa saja pantangan diet golongan darah A?

Seperti pola diet lainnya, diet golongan darah A juga memiliki pantangan tertentu yang perlu untuk dihindari, sehingga khasiat diet dapat dirasakan secara maksimal. Menurut Peter, diet golongan darah A pada dasarnya memiliki risiko memicu masalah kecemasan dan sistem kekebalan tubuh.

Pantangan yang perlu dihindari ketika menerapkan diet golongan darah A, yaitu:

  • daging sapi
  • kentang
  • daging bebek
  • daging babi
  • susu sapi
  • sayuran tertentu, seperti kubis, terong, tomat, dan jamur
  • jenis buah tertentu, seperti melon, jeruk, stroberi, mangga
  • daging domba

Saran menu santapan diet golongan darah A

Menu santapan di bawah ini dapat Anda coba untuk mengawali program diet golongan darah A.

  • Menu sarapan: sebagai santapan di awal hari, Anda dapat memasak sup jagung hangat untuk menu sarapan. Sup jagung ini dapat Anda tambahkan dengan telur rebus sebagai penunjang metabolisme tubuh Anda.
  • Menu makan siang: sebagai penambah energi untuk kembali beraktivitas, Anda dapat mengonsumsi tumis brokoli yang dimasak dengan tahu. Menu ini cocok bagi Anda yang memiliki target untuk menurunkan berat badan, namun tetap mendapatkan nutrisi yang cukup. Sebagai menu alternatif, Anda juga dapat mengonsumsi menu ayam bakar dengan bumbu rempah-rempah.
  • Menu makan malam: sebagai hidangan penutup setelah seharian beraktivitas, Anda dapat mengonsumsi sup ayam yang dimasak dengan sayuran, seperti brokoli dan wortel. Jika Anda tidak ingin mengonsumsi hidangan berat, Anda dapat mengonsumsi kacang-kacangan atau buah.

Golongan Darah O? Berikut Tips Diet yang Dapat Diterapkan

Pernahkah Anda mendengar tentang diet golongan darah? Peter J. D’Adamo, seorang naturopath merupakan orang pertama yang mengenalkan pola diet ini. Ia beranggapan bahwa pola diet golongan darah O, B, A, dan AB, akan memberikan hasil yang lebih optimal untuk kesehatan tubuh.

Hal tersebut terjadi, karena makanan yang dikonsumsi akan memberikan reaksi secara kimia dengan darah yang ada dalam tubuh. Dengan mengikuti pola diet golongan darah ini, tubuh dapat menyerap makanan yang dikonsumsi secara lebih baik. Maka dari itu, pola diet ini dianggap lebih ideal untuk kebutuhan tubuh.

Bagi yang memiliki golongan darah O, berikut ini tips diet golongan darah O yang dapat Anda terapkan sehari-hari.

Asupan apa saja yang direkomendasikan untuk diet golongan darah O?

Khusus untuk pola diet golongan darah O, makanan utama yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah sumber protein hewani rendah lemak, seperti daging sapi tanpa lemak, ikan, dan unggas. Di samping itu, sayuran juga diharuskan untuk selalu dikonsumsi sebagai penyeimbang gizi.

Pemilik golongan darah O umumnya memiliki masalah dengan sistem pencernaan. Beberapa dari mereka bahkan direkomendasikan untuk mengonsumsi suplemen makanan khusus untuk mengatasi masalah tersebut.

Larangan untuk diet golongan darah O

Jika Anda sedang menerapkan diet golongan darah O, maka sebaiknya Anda mulai untuk mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang terbuat dari kacang-kacangan, biji-bijian, dan juga berbagai produk susu. Pantangan lain yang perlu Anda hindari adalah makanan berlemak, seperti ikan salmon, bebek, dan juga gurita. Sementara itu, terdapat pula beberapa jenis sayuran yang sebaiknya dihindari:

  • Kol
  • Kembang kol
  • Jamur shiitake
  • Terong
  • Kentang
  • Jagung

Sebagai tambahan, Anda juga direkomendasikan untuk menghindari buah-buahan seperti alpukat, melon, dan jeruk, ketika sedang dalam program diet golongan darah O. Anda juga direkomendasikan untuk menghindari konsumsi kopi, bir, dan teh hitam.

Setelah mengetahui tips sumber makanan yang tepat untuk diet golongan darah O, Anda dapat mulai mengatur menu hidangan sehari-hari. Sebelum memutuskan untuk melakukan program diet ini, Anda perlu untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.