Mengenal Manfaat Cefadroxil, Kandungan dalam Lapicef Sirup 

Dalam mengatasi infeksi dan peradangan, umumnya orang mengenal penggunaan antibiotik sebagai solusi mengatasi penyebab penyakit-penyakit-penyakit tersebut. Hampir semua penyakit akibat bakteri membutuhkan antibiotik. Apalagi jika mereka menimbulkan infeksi pada salah satu organ tubuh, yang dibutuhkan tentu obat anti infeksi seperti Lapicef sirup.

Lapicef sirup adalah salah satu obat keras yang digunakan oleh dokter untuk mengatasi beberapa jenis penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Karena tergolong keras, maka konsumsi obat ini hanya diizinkan atas resep dokter. Sebagai obat anti infeksi, Lapicef sirup mengandung Cefadroxil sebagai bahan aktif utama. Bahkan, dalam 5 ml Lapicef sirup terdapat 250 mg Cefadroxil. Lantas, apa sih manfaat dari Cefadroxil sebagai obat antibiotik?

Menyembuhkan Infeksi

Terdapat beberapa jenis infeksi yang memang perlu diatasi dengan pemberian cefadroxil, antara lain: infeksi saluran kemih (ISK), infeksi kulit dan jaringan lunak, serta infeksi pada saluran napas. Cefadroxil yang sudah masuk ke dalam tubuh akan langsung mencoba menyetop proses pembentukan dinding pada sel bakteri agar mereka tidak sanggup berkembang biak lagi. Kandungannya juga ampuh melawan dan mematikan bakteri yang tidak dibutuhkan oleh tubuh dan mengatasi infeksi akibat bakteri-bakteri tersebut.

Satu hal yang perlu dicatat, Cefadroxil dalam Lapicef sirup tidak bisa digunakan untuk memerangi infeksi atau peradangan yang disebabkan oleh virus. Jadi, penyakit seperti flu, batuk, atau influenza tidak memerlukan Cefadroxil.

Efek Samping dari Konsumsi Lapicef Sirup

Kandungan Cefadroxil dalam Lapicef sirup bisa saja memicu reaksi dan efek samping bagi mereka yang mengonsumsinya. Efek samping pertama yang mungkin muncul adalah timbulnya rasa mual. Untuk mengatasi perasaan mual ini, Anda tidak dianjurkan untuk berbaring setelah makan. Bahkan jika perlu, Anda bisa beristirahat dengan bersandar saja. Karena efek samping ini jugalah Anda biasanya akan dianjurkan untuk mengonsumsi Lapicef sirup hanya setelah atau saat makan.

Pada kondisi tertentu, ada juga kemungkinan efek samping muntah setelah mengonsumsi obat yang mengandung Cefadroxil. Untuk itu, saat berkonsultasi pada dokter Anda perlu memberitahukan riwayat penyakit, termasuk jika memang memiliki masalah dengan sistem pencernaan. Karena selain mual dan muntah, diare juga menjadi salah satu efek samping dari konsumsi Cefadroxil.

Selain efek samping yang berkaitan dengan saluran pencernaan, terdapat pula dampak seperti ruam atau alergi kulit, demam, hingga gangguan fungsi hati.

Kombinasi Lapicef Sirup dengan Obat Lain

Karena mengandung Cefadroxil, Anda harus menjelaskan dengan detail tentang obat-obatan apa saja yang biasa dikonsumsi serta alergi terhadap kandungan tertentu. Pasalnya, melansir dari IDN Media, Cefadroxil mampu menurunkan efektivitas obat lain, bahkan vaksin BCG dan vaksin tifoid. Cefadroxil juga bisa jadi tidak terlalu efektif kalau diminum bersamaan dengan obat yang mengandung cholestyramine.

Sebagai antibiotik, obat yang mengandung Cefadroxil juga sebaiknya diminum pada jam yang sama. Misalnya saja Anda mendapatkan resep untuk mengonsumsi Lapicef sirup setiap 12 jam sekali. Maka, jika Anda meminumnya pada jam 8 malam, maka waktu untuk minum obat selanjutnya haruslah pada jam 8 pagi.

Jika perlu, pasanglah alarm agar Anda tidak kelewatan jam minum obat, atau bahkan meminumnya terlalu awal. Sebab, jika Anda lupa meminum Lapicef sirup dan memutuskan untuk mengonsumsinya dua kali lipat pada waktu minum obat selanjutnya, ini justru akan membahayakan tubuh. Karena itu, pastikan Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter yang memberikan resep tersebut. Pun jika tidak, Anda bisa mengontak dokter di aplikasi SehatQ untuk berkonsultasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *