Waspada Sebelum Terlambat, Ini Cara Penularan Influenza

Sejak pandemi, semua orang jadi lebih mawas diri dan waspada terhadap kebersihan diri sendiri. Kewaspadaan ini datang karena persebaran Covid-19 yang mirip dengan cara penularan influenza. Penyakit flu memang bukan sesuatu yang cukup berat, apalagi kini sudah ada vaksin untuk flu musiman dan biasanya influenza memang bisa sembuh dengan mengonsumsi obat-obatan biasa.

Akan tetapi, dengan adanya potensi virus Corona dalam influenza yang diidap seseorang, maka mencegah penyebarannya tentu jadi opsi yang lebih baik ketimbang harus berobat. Lalu, seperti apa cara penularan influenza dan apa yang bisa dilakukan untuk menghindarinya?

Memahami Cara Penularan Influenza

Sebagai penyakit yang disebabkan oleh virus, biasanya masa inkubasi setelah terpapar virus tersebut berada dalam kurun waktu 5 hari sebelum akhirnya menunjukkan beberapa gejala. Karenanya, orang bisa jadi tidak menyadari bahwa ia sudah menularkan influenza jika ia berinteraksi dengan orang lain dalam masa inkubasi tersebut.

Influenza ditularkan melalui droplet atau percikan air liur yang keluar saat seseorang bersin, berbicara, dan batuk. Orang yang terinfeksi influenza juga dapat menularkan penyakit ini ketika berpelukan atau bahkan melakukan aktivitas seksual karena adanya kedekatan antara ia dan orang yang ditulari. Selain itu, jika orang sehat terpapar dengan permukaan yang sudah terkontaminasi virus, maka bukan tidak mungkin ia juga akan tertular influenza. Sebab, virus seperti influenza bisa bertahan hingga 48 jam di atas permukaan benda. Karenanya, Anda perlu mengikuti beberapa cara untuk mencegah penularan influenza pada orang lain.

Ragam Cara Mencegah Penularan Influenza

Karena kemungkinan penularan yang cukup tinggi dan seringkali tidak disadari, maka baik yang sedang mengidap influenza maupun yang sehat perlu sama-sama waspada akan bahaya virus ini. Jika Anda merasa sehat, tentu kondisi ini harus dijaga dengan mengonsumsi asupan yang bergizi dan memastikan kebutuhan air putih tercukupi setiap harinya.

Anda juga bisa memastikan keamanan diri sendiri dengan menjaga jarak dari orang yang dirasa mengidap influenza. Menggunakan masker atau rutin mengonsumsi multivitamin untuk memperkuat imun tubuh bisa jadi salah satu cara pencegahan bagi diri sendiri. Selain itu, jaga kebersihan diri dengan tetap mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Apabila Anda yang merasa menderita influenza, maka beberapa langkah pencegahan penting dilakukan agar tidak menularkannya ke orang lain. Langkah paling sederhana adalah dengan menggunakan masker setiap kali harus beraktivitas dan bertemu dengan orang lain. Dengan begitu, orang lain tidak akan terpapar droplet saat Anda batuk, bersin, atau sesederhana berbicara.

Pun jika memang sedang tidak menggunakan masker karena tidak tahu sedang flu, pastikan untuk menutup mulut dan hidung saat bersin ataupun batuk. Anda bisa bersin atau batuk dan menutupinya dengan pakaian atau siku. Jangan gunakan telapak tangan karena ia juga merupakan area yang bisa dengan mudah menularkan flu ke orang lain lewat salaman.

Ketika gejala influenza sudah terasa, pastikan untuk tetap diam di dalam rumah agar bisa menekan penyebaran flu dan mempercepat proses pemulihan. Periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan obat-obatan yang tepat. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi agar imunitas tubuh lebih kuat dan bisa membantu obat menyerang virus influenza. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan diri dan sanitasi agar virus tidak lama-lama hinggap di tubuh, ya.

Tidak Melulu Pilek, Berikut 5 Penyebab Bersin yang Unik

Seringkali bersin dikaitkan dengan penyakit pilek, flu, dan sejenisnya. Tidak hanya karena virus influenza, penyebab bersin ada banyak. Tidak jarang penyebabnya pun unik. Mulai dari serbuk sari pada tanaman hingga terpapar sinar matahari, masih banyak lagi yang menjadi penyebab seseorang menjadi bersin. Hal tersebut turut membuktikan bahwa bersin merupakan respon alami tubuh pada manusia.  

Berbagai penyebab bersin

Oleh karena itu, menjadi hal yang lumrah apabila Anda merasakan bersin meski sedang tidak menderita flu dan pilek. Berikut situasi yang memungkinkan seseorang untuk merasakan gejala bersin:

Serbuk sari tanaman

Serbuk sari pada tanaman merupakan salah satu jenis  iritan selain debu dan kuman yang bisa masuk ke hidung manusia. Apabila serbuk sari masuk ke dalam tenggorokan, maka saraf akan merespon dan mengirim pesan ke pusat bersin. Pusat tersebut kemudian mengirimkan sinyal ke bagian tubuh yang lain seperti pita suara, diafragma, otot dada, hingga otot di belakang tenggorokan sehingga terjadi bersin. Meski tidak berbahaya, ada baiknya untuk terus menggunakan masker sebagai bentuk pencegahan masuknya berbagai kemungkinan alergi dari iritan. 

Alergi Makanan

Berhati-hatilah saat memilih dan mengonsumsi makanan, ternyata alergi makanan juga memicu terjadinya gejala bersin. Selain itu, reaksi lainnya yang muncul adalah hidung berair, area mata gatal-gatal, hingga timbul ruam kemerahan di sekitar kulit. Beberapa contoh makanan yang sering memicu terjadinya alergi diantaranya adalah kedelai, telur, susu, kacang hingga hewan air tawar yang memiliki cangkang. 

Alergi Bulu Hewan

Menjadi hal yang menyedihkan apabila pecinta hewan peliharaan harus mengalami alergi yang satu ini. Betul, beberapa kasus menunjukkan bahwa seseorang yang alergi dengan bulu hewan berpotensi merasakan gejala bersin. Hal yang umum apabila seseorang bersin-bersin saat berada dekat dengan hewan berbulu. Sebab ada kemungkinan besar hewan berbulu lebat seperti anjing dan kucing mengalami kerontokan pada bulunya. Tidak hanya itu, alergi bulu hewan juga menyebabkan gatal di area kulit, pembengkakan, peradangan, hingga sesak napas.

Konsumsi Makanan Pedas

Secara spesifik, alergi yang dipicu dari mengonsumsi jenis makanan tertentu disebut dengan gustatory rhinitis. Salah satu penyebab bersin dan hidung berair disebabkan mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti: sup pedas, wasabi, salsa, bubuk cabai, sambal, hingga kari pedas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali makanan apa saja yang menimbulkan reaksi alergi.

Terpapar Cahaya Sinar Matahari

Pernahkan Anda tanpa sengaja terkena paparan sinar matahari kemudian bersin-bersin? Kondisi tersebut disebut dengan refleks nasokuler. Dalam dunia medis, kondisi tersebut melibatkan respon antara hidung dan mata. Ada reaksi terjadi pada saraf dalam selaput lendir hidung sehingga menimbulkan gejala bersin. Scientific American mencatat bahwa refleks nasokuler dialami sekitar 18-35 persen populasi dan biasanya dialami oleh perempuan. 

Lima penyebab bersin di atas memanglah unik. Seseorang bisa mengalami gejala bersin meski tidak sedang sakit pilek dan flu. Apabila Anda memiliki alergi terhadap iritan tertentu, tidak ada salahnya untuk mencari tahu apa saja yang bisa dilakukan. 

Itulah 5 penyebab bersin yang unik dan sering terjadi di sekitar kita. Solusi dapat dimulai dengan rutin menggunakan masker dan kacamata hitam saat keluar rumah. Selain itu, jika gejala bersin timbul dalam waktu yang lama, segera konsultasikan dengan dokter terdekat dan gunakan obat untuk meredakannya. 

Ketahui Gejala Flu dan Mengatasinya dengan Novatusin Sirup

Flu adalah salah satu penyakit yang paling sering menyerang siapapun, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Umumnya flu tidak berbahaya, namun jika tidak ditangani bisa menjadi penyakit yang serius bagi beberapa orang. Salah satu cara menangani gejala flu adalah dengan mengonsumsi Novatusin.

Alasan lain kenapa flu harus segera ditangani adalah karena penyakit ini sangat mudah menular. Terlebih bagi Anda yang tidak tinggal sendiri, penting untuk memastikan anggota keluarga atau kerabat tidak tertular flu.

Virus yang menjadi penyebab flu bisa masuk ke dalam tubuh melalui udara dengan perantara hidung atau mulut. Penularannya juga dapat terjadi setelah tangan seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi dan tanpa disadari tangan tersebut menempel pada hidung atau mulut.

Gejala Flu

Beberapa gejala flu yang dirasakan oleh penderitanya, antara lain:

  • Demam
  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Badan pegal-pegal
  • Sakit tenggorokan
  • Badan menggigil
  • Kelelahan

Cara Mengatasi Flu

Flu bisa diatasi dengan beberapa cara, mulai dari perawatan alami dirumah hingga mengonsumsi obat. Cara mengatasi flu yang dapat Anda terapkan, diantaranya seperti:

  • Perbanyak minum

Gejala flu bisa membuat penderitanya dehidrasi, terutama jika disertai dengan muntah atau diare. Maka dari itu, Anda harus memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan banyak minum. 

Sebaiknya Anda mengonsumsi air putih, namun Anda juga bisa juga mengonsumsi jus buah atau minuman elektrolit. Minuman yang harus dihindari adalah minuman yang berkafein.

Tanda bahwa Anda telah cukup terhidrasi adalah urine berwarna kuning pucat dan hampir tidak berwarna.

  • Istirahat yang cukup

Hal penting yang tidak bisa ditawar saat terserang flu adalah Anda harus beristirahat dengan cukup. Jangan paksakan tubuh untuk beraktivitas jika tidak memungkinkan, karena aktivitas yang berat dapat membuat kondisi Anda semakin parah.

Istirahat juga dapat menaikkan imun dan membantu tubuh dalam melawan infeksi. Istirahat terbaik adalah tidur penuh selama delapan jam setiap malam dan hindari begadang.

  • Mandi dan hirup uap air hangat

Selain istirahat, Anda juga dapat memanjakan diri selama flu dengan mandi air hangat. Dengan cara ini, tubuh akan semakin rileks dan membuat Anda lebih nyaman.

Anda juga bisa menghirup uap air hangat untuk membuka hidung yang tersumbat.

  • Rajin berkumur

Saat flu, Anda mungkin mengalami penumpukan lendir kental yang terkumpul di bagian belakang tenggorokan. Anda bisa mengatasi hal ini dengan berkumur air garam. Selain itu, berkumur dengan air garam juga mampu meredakan telinga yang tersumbat.

  • Kompres hangat

Jika mengalami demam, Anda dapat mengompres bagian dahi dengan kain yang dicelupkan pada air hangat. Kompres juga pada bagian hidung jika gejala flu disertai dengan sinus.

  • Tidur dengan sandaran yang lebih tinggi

Untuk melegakan saluran hidung yang tersumbat, posisikan sandaran kepala lebih tinggi saat tidur. Sandaran tersebut harus bisa menopang kepala hingga leher dengan nyaman. Jika posisi terlalu kaku, leher akan terasa sakit saat bangun tidur.

  • Konsumsi makanan yang sehat

Agar proses penyembuhan lebih cepat, konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Makanan yang baik dikonsumsi saat flu adalah seperti sup ayam, cabai, bawang, teh, lobak, blueberry, dan wortel.

Kandungan pada jenis makanan tersebut memiliki khasiat untuk meredakan nyeri, menurunkan demam, memecah lendir, melawan infeksi, hingga mengatasi peradangan.

  • Mengonsumsi obat

Jika gejala flu tidak kunjung reda, Anda dapat mengonsumsi obat seperti Novatusin Sirup. Obat ini berkhasiat untuk meringankan gejala flu, seperti sakit kepala, demam, bersin, hidung tersumbat, dan batuk.

Kandungan dan aturan pakai Novatusin Sirup

Novatusin Sirup memiliki kandungan yang mampu mengatasi flu, diantaranya:

  • Paracetamol 125 mg
  • Gliseril guaiakolat 50 mg
  • Klorfeniramin maleat 1 mg
  • Efedrin HCl 2 mg
  • Na Sitrat 25 mg

Obat ini dapat dikonsumsi oleh anak usia 6 hingga 12 tahun dengan dosis 2 sendok takar sebanyak 3 kali sehari. Sedangkan anak usia 12 tahun hingga dewasa, dapat mengosumsinya dengan dosis 4 sendok takar sebanyak 3 kali sehari.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Mengonsumsi Novatusin Sirup

Saat mengonsumsi Novatusin Sirup, Anda mungkin akan merasakan beberapa efek samping, seperti:

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan psikomotor
  • Detak jantung yang meningkat melebihi 100 kali per menit
  • Gangguan pada irama jantung
  • Jantung berdebar-debar
  • Gangguan saat mengeluarkan urin
  • Mulut kering

Jangan menggunakan Novatusin Sirup pada penderita gangguan jantung, diabetes melitus, dan penderita gangguan fungsi hati yang berat. Selain itu, untuk menjaga obat ini tetap aman digunakan, simpan pada tempat yang kering, sejuk, dan jauh dari sinar matahari.