Obati Sembelit dengan Fleet Enema

Sembelit atau konstipasi merupakan kondisi di mana seseorang sulit buang air besar atau hanya buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Ini adalah kondisi yang umum terjadi dan dapat disembuhkan dengan obat tertentu, seperti fleet enema.

Fleet enema memang sudah terkenal sebagai obat yang dapat mengatasi sembelit atau konstipasi. Selain sembelit, obat ini juga sering digunakan sebelum melakukan operasi atau pemeriksaan medis seperti endoskopi. Tujuannya, untuk membersihkan usus terlebih dahulu. Sebagai informasi, endoskopi adalah pemeriksaan medis untuk memeriksa saluran pencernaan.

Fleet enema mengandung zat aktif yang disebut dengan monobasic sodium phosphate dan dibasic sodium phosphate. Keduanya membantu saluran cerna untuk meningkatkan penyerapan air sehingga feses atau tinja dapat lebih lunak dan lebih mudah untuk dikeluarkan dari anus.

Cara penggunaan fleet enema

Fleet enema dapat digunakan untuk meredakan sembelit. Namun pemakaiannya hanya boleh sesekali dan tidak sering. Ketika mengobati sembelit, ada baiknya untuk menggunakan produk yang lebih ringan atau alami seperti obat pencahar atau pelunak feses. Sebelum menggunakan fleet enema ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker tentang pilihan pengobatan lain.

Selain mengatasi sembelit atau konstipasi, dokter mungkin akan meresepkan fleet enema untuk membersihkan tinja dari usus sebelum operasi atau prosedur usus tertentu, seperti kolonoskopi atau radiografri. Biasanya, dokter juga akan meresepkan produk lainnya bersamaan dengan fleet enema

Penggunaan fleet enema harus dengan sesuai yang diarahkan dokter. Pasalnya terdapat kandungan natrium fosfat yang bekerja sebagai pencahar garam yang dapat meningkatkan cairan di usus kecil. Biasanya menyebabkan buang air besar setelah 1 hingga 5 menit. Anak di bawah usia 2 tahun tidak boleh menggunakan obat ini.

Fleet enema hanya dapat digunakan melalui lubang dubur. Perlu diingat, pasien yang menggunakan fleet enema harus tetap terhidrasi karena buang air besar dapat sangat berair dan tubuh dapat kehilangan cairan.

Jika dokter mengarahkan untuk menggunakan produk ini sebelum operasi atau untuk prosedur medis di bagian usus, mereka akan memberi tahu berapa lama sebelum operasi atau prosedur Anda harus menggunakan produk ini. Ikuti petunjuk dokter dengan cermat. Setelah menggunakan obat, minum banyak air putih untuk mencegah efek samping yang lebih serius seperti masalah ginjal dan dehidrasi. Bicarakan dengan dokter Anda tentang jenis cairan yang dapat Anda minum sebelum prosedur Anda.

Dosis fleet enema

Dosis yang diberikan biasanya tergantung pada kondisi pasien. Dosis biasanya didasarkan pada usia, kondisi medit, dan respons terhadap pengobatan. Jangan gunakan obat ini lebih dari yang diarahkan. Pasien biasanya diresepkan untuk menggunakan obat ini sekali dalam 24 jam atau menggunakan obat ini lebih dari 3 hari, kecuali diarahkan berbeda oleh dokter. Selain itu, jangan menggunakan produk pencahar lainnya saat menggunakan produk ini. Hal ini dapat meningkatkan risiko dan efek samping yang sangat serius.

Jika digunakan terlalu sering, fleet enema dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai ketergantungan pencahar, terutama jika Anda menggunakannya secara teratur untuk waktu yang lama. Dalam kasus seperti itu, usus Anda mungkin berhenti bekerja secara normal dan Anda mungkin mengalami sembelit yang berkelanjutan. 

Bagi yang tidak sering mengalami sembelit dan hanya mengalami sesekali, pencahar yang mengandung psyllium atau pelunak tinja seperti docusate merupakan produk yang lebih baik dan lebih aman digunakan. Hal ini untuk mencegah ketergantungan obat pencahar, konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda perlu menggunakan fleet enema atau produk pencahar lainnya selama lebih dari 7 hari.

Mengatasi Chronic Kidney Disease (CKD) dengan Nephrisol Susu

Ginjal merupakan salah satu organ terpenting tubuh. Ia terletak pada bagian atas perut yang berdekatan dengan otot punggung belakang. Organ ini memiliki peran penting bagi tubuh, mulai dari mengatur sel darah merah dalam tubuh, menyaring racun, mengembalikan vitamin dan zat penting pada aliran darah, hingga menjaga kadar air dan mineral didalam tubuh. 

Saat ginjal mengalami masalah dan tidak berjalan dengan semestinya, racun yang seharusnya dibuang menumpuk pada tubuh dan dapat menyebabkan masalah ginjal kronik atau yang disebut dengan chronic kidney disease. Saat terus dibiarkan dak tak diatasi, hal tersebut mampu membahayakan nyawa penderita. 

Tahapan Chronic kidney disease (CKD):

1.  Stadium 1 (GFR > 90 ml/min)

Pada tahap ini, ginjal masih bisa berfungsi dengan baik namun sebenarnya sudah muncul beberapa tanda kerusakan ginjal yang ringan tanpa disadari. Kondisi ginjal stadium 1 masih berada di sekitar 90% sehingga tidak menimbulkan gejala parah. Hal ini bisa diketahui jika Anda melakukan tes darah atau tes urine pada tubuh.

2. Stadium 2 (GFR 60-89ml/min)

Di tahap ini gejala sudah mulai bisa dirasakan sebab ginjal mulai mengalami penurunan fungsi. Penderita akan mulai mudah mengalami kelelahan, kehilangan nafsu makan, hingga masalah tidur. 

3. Stadium 3 (GFR 30-59/min)

Pada tahap 3, ginjal dapat dikatakan mengalami kerusakan sedang. Ia mulai tak menyaring limbah, racun, dan cairan dengan baik di tahap ini sehingga mulai terdapat penumpukan racun dalam tubuh. Kondisi tubuh juga mengalami beberapa perubahan seperti kondisi tangan dan kaki yang mulai bengkak, semakin sering lelah, hingga buang air kecil yang lebih banyak atau bahkan lebih sedikit dari biasanya. 

4. Stadium 4 (GFR 15-29/min)

Ginjal mulai mengalami kerusakan berat pada stadium 4 Akan semakin banyak racun yang menumpuk di dalam tubuh akibat kerja ginjal yang semakin buruk. Saat seseorang mengidap penyakit ginjal kronik stadium 4, transplantasi ginjal mulai dianjurkan oleh dokter. 

5. Stadium 5 (GFR <15ml/min)

Di Tahap ini ginjal sudah mengalami kerusakan total dan dapat disebut gagal ginjal. Ginjal hanya berfungsi kurang dari 15% pada stadium 5. Kemudian, penumpukan limbah dan racun dalam tubuh juga dapat  membahayakan jiwa.

Hal apa yang harus dilakukan saat tubuh menunjukan tanda Chronic kidney disease (CKD)?

1. Segera periksakan ke dokter

Segera lakukan pemeriksaan pada dokter saat Anda mengalami beberapa keluhan ginjal kronik. Karena semakin dini diatasi, resiko keparahan yang terjadi juga lebih bisa diminimalisir. Baiknya, lakukan pemeriksaan rutin tiap 3-6 bulan pada dokter agar tidak terjadi keterlambatan penanganan.

2. Lakukan diet

Setidaknya Anda harus mulai mengurangi lemak, garam, dan protein secara perlahan. Hal ini akan membantu tubuh untuk lebih mengontrol tekanan darah dalam tubuh serta dapat mencegah kelebihan cairan terjadi. 

3. Stop merokok

Merokok hanya akan memperparah penyakit ginjal yang diderita. Sebab, rokok mampu memperlambat aliran darah ke organ-organ dalam dalam tubuh yang mengakibatkan penyakit ginjal yang diderita semakin parah. 

4. Tambah asupan susu

Jangan lupa untuk terus perhatikan asupan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Anda dapat menambahkan Nephrisol susu karena susu ini memang diformulasikan untuk pasien penderita ginjal kronik agar dapat terus tercukupi kebutuhan nutrisinya. Berbagai manfaat susu:

– Mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh

– Pengganti makanan tambahan untuk penderita ginjal

– Mencukupi kebutuhan harian penderita penyakit ginjal kronik

Untuk mengkonsumsinya, pastikan Anda mendapat anjuran serta ketentuan dosis oleh dokter. 

5. Rutin olahraga ringan

Tak mesti olahraga berat dalam waktu yang lama setiap hari, cukup lakukan olahraga ringan seperti rutin berjalan kaki minimal 15 menit setiap harinya, berkebun, atau bersepeda di sekitar rumah Anda. Hal ini dipercaya mampu memperlambat penurunan fungsi ginjal yang terjadi pada penderita penyakit ginjal kronik.

Cara Mengobati Sariawan dengan Larutan Cap Kaki Tiga

Sariawan atau ulkus mulut adalah suatu kondisi di mana lapisan jaringan di mulut mengalami kerusakan. Sariawan bisa terjadi di sepanjang dasar gusi, di dalam pipi atau bibir, serta dapat terbentuk di dasar mulut atau di lidah. Sariawan sebetulnya bisa hilang dengan sendirinya, tetapi Anda bisa mengobati sariawan dengan mengonsumsi Larutan Cap Kaki Tiga.

Sariawan yang timbul di mulut dapat menimbulkan rasa sakit dan terkadang memalukan, serta mengganggu aktivitas sehari-hari seperti makan, minum, menyikat gigi, dan bahkan berbicara. Rasa sakit akibat sariawan ini bisa disebabkan karena saraf berada tepat di bawah permukaan lapisan mulut menjadi terbuka.

Jika Anda mengalami sariawan yang berlangsung lebih dari tiga minggu, atau kambuh secara teratur, maka sebaiknya Anda harus segera mencari bantuan medis karena mungkin merupakan tanda masalah yang lebih serius.

Penyebab Sariawan

Sariawan bukan merupakan penyakit yang menular. Akan tetapi, penyebab pasti sariawan tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang diduga berkontribusi terhadap kemunculan sariawan di mulut. 

Adanya Trauma atau Kerusakan Jaringan

Kerusakan pada lapisan mulut tampaknya memang sering terjadi. Kerusakan mulut akibat menyikat gigi secara kuat, penggunaan kawat gigi ortodontik, pemakaian gigi palsu yang tidak pas atau menggigit bagian dalam mulut Anda juga dapat menyebabkan terbentuknya sariawan di mulut. Meski Anda bisa mengobatinya dengan obat yang dijual bebas atau mengonsumsi minuman penyegar seperti Larutan Cap Kaki Tiga, Anda juga perlu mengetahui perihal penyebab dari sariawan ini.

Infeksi

Infeksi baik karena bakteri, virus atau jamur juga dapat menyebabkan sariawan.

Stres

Ulkus mulut atau sariawan yang terkait dengan stres, seperti borok aphthous. Pada umumnya sariawan kerap terjadi pada remaja, di mana borok mulut bisa diakibatkan karena stres akan sembuh dalam beberapa minggu. Pencegahannya adalah dengan menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan stres atau menggunakan strategi relaksasi penghilang stres. 

Perubahan Hormonal, Konsumsi Makanan Tertentu Serta Pasta Gigi

Perubahan hormonal dan reaksi alergi juga dapat menyebabkan sariawan. Makanan dan minuman juga dapat memicu timbulnya sariawan, karena dapat dipicu oleh asam pada makanan tertentu, seperti jeruk, lemon, nanas, stroberi, tomat, dan lain-lain.

Pasta gigi atau obat kumur juga mengandung natrium lauril sulfat yang dapat menyebabkan munculnya sariawan. Kekurangan vitamin seperti B-12, zat besi, folat atau seng juga bisa menjadi penyebab sariawan. Tak hanya itu, berhenti merokok Anda juga dapat mengalami sariawan. Akan tetapi, biasanya bersifat sementara.

Pengobatan Sariawan

Beberapa pengobatan akan memerlukan mengobati sumber dari sariawan terlebih dahulu, seperti pengobatan yang disebabkan oleh penyakit. Untuk sebagian besar pengobatan sariawan mudah dan efektif, seperti:

  • Mengoleskan krim atau salep pereda nyeri
  • Membilas mulut dengan air garam dan soda kue
  • Mendinginkan mulut menggunakan obat kumur dengan air dingin atau mengoleskan aes pada sariawan
  • Mengonsumsi teh chamomile dingin lalu telah
  • Mengonsumsi minuman penyegar seperti Larutan Cap Kaki Tiga. 

Larutan Cap Kaki Tiga merupakan minuman penyegar yang telah memiliki sertifikat halal, serta mengandung rasa seperti jeruk yang terasa enak dan segar ketika dikonsumsi. Larutan Cap Kaki Tiga mengandung komposisi seperti bahan herbal dan mineral pilihan, seperti gipsum fibrosum, calcitum 0,144 g, air, fruktosa, perisa, asam sitrat, dan natrium klorida.

Perpaduan komposisi yang terkandung pada Larutan Cap Kaki Tiga tersebut dipercaya dapat mengatasi gejala panas dalam, seperti sakit tenggorokan, sariawan, bibir pecah-pecah, susah buang air besar, pilek, dan demam.

Tak hanya itu, konsumsi Larutan Cap Kaki Tiga secara teratur dipercaya dapat mempercepat proses pemulihan dari sariawan, serta menjaga daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit. Anda bisa mendapatkan Larutan Cap Kaki Tiga dengan harga Rp 6.400 untuk kemasan kaleng isi 320 ml.