Zoralin Tablet

Zoralin tablet merupakan jenis obat yang bisa digunakan pasien jika mereka mengalami infeksi jamur pada kulit. Pasien harus memperoleh zoralin tablet melalui resep dokter, karena obat tersebut perlu digunakan dengan hati-hati.

Zoralin tablet bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 34.000,00. Obat tersebut tersedia dalam kemasan 1 box yang berisi 1 strip sebanyak 10 tablet. Obat tersebut diproduksi oleh Medikon Prima Laboratories.

Zoralin tablet mengandung zat aktif yang disebut sebagai ketoconazole. Ketoconazole mampu mencegah pertumbuhan jamur dengan tidak hanya menghambat aktivitas jamur, namun juga mampu menurunkan biosintesis ergosterol dan menghambat perkembangan membran sel jamur.

Status Ketoconazole

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ketoconazole memiliki status berikut di dalam tubuh:

  • Absorpsi

Kandungan tersebut diserap secara bervariasi dari saluran pencernaan. Ketersediaan hayati ketoconazole menurun ketika pH lambung naik. Kandungan tersebut membutuhkan waktu untuk mencapai kadar tertinggi dalam plasma antara 1 sampai 2 jam.

  • Distribusi

Kandungan tersebut bisa menyebar secara luas ke berbagai jaringan di dalam tubuh. Kandungan tersebut juga bisa mencapai plasenta dan ASI.

  • Metabolisme

Kandungan tersebut dimetabolismekan secara luas di hati.

  • Ekskresi

Kandungan tersebut bisa diekskresikan melalui feses (57%) dan urin (13%). Kandungan tersebut membutuhkan waktu setidaknya 2 jam untuk keluar dari tubuh dari separuh kadar awal obat.

Aturan Pakai

Jika pasien ingin menggunakan zoralin tablet, pasien perlu perhatikan dosis berikut:

  • Anak-anak

Anak perlu menggunakan dosis berdasarkan berat badan berikut:

  • Berat badan kurang dari 15 kg

Anak yang memiliki berat badan tersebut perlu menggunakan zoralin sebanyak 3 kali sehari.

  • Berat badan di antara 15 sampai 30 kg

Anak yang memiliki berat badan tersebut perlu menggunakan zoralin sebanyak 100 mg (sekali sehari).

  • Berat badan lebih dari 30 kg

Anak yang memiliki berat badan tersebut perlu menggunakan zoralin sebanyak 200 mg (sekali sehari).

  • Dewasa

Orang dewasa perlu menggunakan zoralin sebanyak 200 mg (sekali sehari).

Pasien perlu mengkonsumsi zoralin ketika makan. Obat tersebut juga perlu disimpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius.

Efek Samping

Zoralin tablet sama seperti obat lain dimana obat tersebut bisa memicu efek samping seperti:

  • Sakit kepala

Jika pasien mengalami sakit kepala, pasien perlu beristirahat hingga kondisi mereka pulih.

  • Pusing

Jika pasien merasa pusing, pasien perlu berbaring dan jangan melakukan aktivitas secara berlebihan hingga kondisi mereka pulih.

  • Diare

Jika pasien mengalami diare, pasien perlu minum air putih secukupnya dan jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang menyebabkan diare (contohnya: makanan pedas).

  • Mual

Jika pasien merasa mual, pasien sebaiknya jangan mengkonsumsi makanan dan melakukan aktivitas secara berlebihan.

  • Muntah

Jika pasien muntah, pasien perlu beristirahat. Jika pasien merasa lapar, pasien perlu konsumsi makanan dengan jumlah secukupnya terlebih dahulu. Pasien juga sebaiknya gunakan obat yang dapat mengatasi rasa muntah.

Perhatian Khusus

Zoralin tablet tidak dapat dikonsumsi jika pasien memiliki kondisi berikut:

  • Reaksi alergi terhadap ketoconazole.
  • Hamil.
  • Penyakit hati akut.

Efeknya Dengan Obat Lain

Pasien juga tidak dapat menggunakan zoralin secara bersamaan dengan obat lain seperti:

  • Sulfonylurea

Jika pasien mengkonsumsi zoralin dengan sulfonylurea, mereka bisa meningkatkan risiko hipoglikemia.

  • Benzodiazepin

Jika pasien mengkonsumsi zoralin dengan benzodiazepin, mereka bisa meningkatkan risiko racun pada tubuh.

  • Warfarin

Jika pasien mengkonsumsi zoralin dengan warfarin, mereka bisa meningkatkan risiko memar dan perdarahan.

  • Kontrasepsi oral

Jika pasien mengkonsumsi zoralin dengan kontrasepsi oral, mereka bisa menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.

Jika Anda Mengalami Efek Samping

Jika Anda mengalami efek samping akibat zoralin, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis dan obat yang Anda gunakan (jika dokter memerlukannya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan menanyakan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Apakah Anda menggunakan obat lain?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan menentukan pengobatan yang dapat mencegah efek samping tersebut.

Kesimpulan

Jika Anda ingin mengatasi jamur pada tubuh, Anda bisa menggunakan zoralin tablet. Sebelum menggunakan obat tersebut, Anda perlu perhatikan aturan pakai yang tertera pada kemasan. Zoralin tablet juga bisa memicu berbagai efek samping. Untuk informasi lebih lanjut tentang zoralin tablet, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.