Tukak Lambung, Konsumsi Obat Lapraz dan Hindari Makanan Ini

Makanan pedas dan asam telah lama menjadi daftar makanan yang harus dihindari jika Anda menderita sakit maag atau tukak lambung. Meskipun membatasi makanan ini dalam diet, Anda juga dapat meningkatkan jumlah serat yang dimakan dan mengonsumsi obat Lapraz. Berikut ini beberapa daftar makanan yang sebaiknya Anda hindari supaya tidak terkena tukak lambung.

1. Konsumsi makanan berserat tinggi

Diet tukak lambung harus mencakup banyak makanan berserat tinggi. Penelitian telah menemukan bahwa orang yang diet tinggi serat, terutama serat larut, memiliki risiko lebih rendah terkena tukak lambung. Makanan tukak lambung untuk dimakan dengan serat larut dalam jumlah tinggi termasuk oatmeal, apel, kacang polong, wortel, buncis dan pir. Untuk serat tidak larut, cobalah biji-bijian, kacang-kacangan, kacang hijau dan kentang. Buah dan sayuran lainnya juga memiliki kandungan serat yang tinggi.

2. Hindari makanan yang digoreng atau berlemak

Anda mungkin memperhatikan makan ayam goreng dalam porsi besar membuat gejala sakit tukak lambung semakin parah. Itu karena tubuh Anda mencerna makanan berlemak lebih lambat, membuatnya terasa berat di perut. Selain itu, pencernaan yang lambat memberi makanan lebih banyak waktu untuk berfermentasi, yang dapat menyebabkan kelebihan gas dan kembung. Makanan yang digoreng dan berlemak pasti masuk dalam daftar makanan maag yang harus dihindari.

3. Konsumsi makanan kaya flavonoid

Makanan kaya flavonoid telah terbukti menghambat pertumbuhan bakteri yang disebut Helicobacter pylori (H. pylori) di perut Anda. Bakteri ini adalah penyebab utama sakit maag, mendatangkan malapetaka dengan merusak selaput lendir yang melapisi saluran pencernaan. Makanan yang kaya akan flavonoid—seperti stroberi, blueberry, brokoli, apel, seledri, cranberry, dan jus cranberry—tampaknya tidak membunuh bakteri; sebaliknya mereka mencegah bakteri merusak lapisan perut.

4. Konsumsi makanan tinggi antioksidan

Antioksidan dapat membantu menghilangkan H. pylori. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi vitamin C dosis kecil selama periode waktu tertentu mengalami peningkatan. Sementara jeruk dikenal memiliki banyak vitamin C, jeruk bersifat asam dan dapat mengganggu perut Anda. Cobalah stroberi, brokoli, kubis Brussel, dan kentang untuk vitamin C.

5. Hindari produk susu non-fermentasi

Sementara produk susu fermentasi seperti yogurt, keju, dan krim asam telah dikaitkan dengan kesehatan usus yang baik dan penurunan risiko sakit maag, produk susu non-fermentasi, seperti susu dan es krim dikaitkan dengan kesehatan usus yang lebih buruk dan peningkatan risiko penyakit usus. borok. Produk susu non-fermentasi tidak memiliki kultur bakteri hidup (probiotik) yang digunakan untuk membuat produk susu fermentasi.

6. Konsumsi makanan tinggi vitamin A

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin A, juga disebut retinol, membantu membangun lendir pelindung di perut dan saluran pencernaan. Makanan tinggi vitamin A (atau tinggi beta-karoten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A) termasuk telur, wortel, brokoli, ubi jalar, dan sayuran berdaun gelap, seperti kangkung dan bayam. Hati dan produk hati sangat tinggi vitamin A, tetapi perhatikan seberapa banyak Anda makan. Makan hati lebih dari sekali seminggu dapat menghasilkan terlalu banyak vitamin A, yang dapat melemahkan tulang dari waktu ke waktu.

7. Hindari alkohol dan kopi

Alkohol mengikis lapisan lendir yang melindungi lambung dan saluran pencernaan, yang dapat menyebabkan lebih banyak peradangan dan pendarahan pada tukak lambung Anda. Kopi (bahkan tanpa kafein) dapat meningkatkan produksi asam lambung. Anda juga dapat mengonsumsi obat Lapraz dengan resep dokter untuk mengurangi rasa sakit pada perut saat terkena tukak lambung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *