6 Cara Mengatasi Kaki Pecah-pecah Supaya Kembali Mulus dan Indah

Kaki merupakan bagian tubuh bawah yang mungkin jarang diperhatikan orang lain. Tapi, jika memiliki kaki pecah-pecah tentu tidak akan nyaman. Meskipun bukan untuk dilihat orang lain, namun setiap orang pasti ingin memiliki kaki mulus dan indah. Hal ini dapat diperoleh dengan perawatan, salah satunya menggunakan krim untuk kaki pecah-pecah.

Agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal, menggunakan krim saja tidak cukup. Perlu ketelatenan dan kekonsistenan dalam merawat kaki untuk bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Anda bisa melakukan perawatan kaki menggunakan krim dengan cara-cara alami yang mudah dilakukan di rumah.

Berikut ini 6 hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kaki pecah-pecah.

1. Pakai Pelembab

Pelembab bukan hanya untuk digunakan di wajah saja. Produk perawatan kulit ini juga bagus untuk merawat kaki Anda yang pecah-pecah. Pada beberapa jenis pelembab, ada bahan-bahan tertentu yang bagus untuk merawat kaki, terutama kaki yang pecah-pecah di bagian tumit yang mengganggu.

Pelembab yang mengandung shea butter, gel lidah buaya, petroleum jelly, lanolin dan gliserin sangat bagus untuk menghilangkan kaki pecah-pecah dan menghaluskan kulit. Pelembab yang mengandung bahan-bahan ini dikenal dengan pelembab jenis emolien humektan dan oklusif.

2. Gunakan Kaos Kaki

Penggunaan kaos kaki sebenarnya merupakan salah satu usaha yang dilakukan untuk memaksimalkan proses penyerapan pelembab, terutama jenis oklusif, di bagian kaki yang pecah-pecah. Selain itu, menggunakan kaos kaki bisa menjaga kaki tetap lembab sehingga tidak pecah. Pilihlah kaos kaki tebal berbahan katun untuk bisa melindungi.

3. Gosok dengan Batu Apung

Bagian kaki yang kasar dan pecah-pecah bisa dihilangkan dengan bantuan batu apung. Penggunaan batu apung untuk menghaluskan kaki memang sudah terkenal sejak lama. Akan tetapi, untuk Anda yang memiliki riwayat penyakit diabetes atau penyakit neuropati, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Gosok kaki Anda saat mandi supaya bagian kaki yang kasar sudah lemas karena tersiram air. Setelah mandi, Anda bisa langsung menggunakan pelembab atau krim untuk kaki pecah-pecah supaya hasil dari usaha Anda maksimal. Gunakan batu apung sekitar 2-3 kali seminggu, jangan berlebihan supaya tidak menyakiti kulit.

4. Pijat dengan Minyak

Jika Anda sudah menggunakan pelembab atau krim khusus untuk kaki tapi hasil tidak seperti yang Anda harapkan, pilihan ‘obat oles’ lainnya untuk menjaga kelembaban kulit adalah dengan menggunakan minyak. Dibandingkan dengan lotion atau pelembab, minyak bisa menyerap lebih cepat ke dalam kulit.

Anda bisa menggunakan jenis minyak apapun, mulai dari minyak zaitun hingga minyak kelapa yang biasa Anda temukan di dapur rumah. Penggunaannya dengan cara dipijat agar dapat membantu melancarkan sirkulasi di bagian kaki sehingga bisa mempercepat proses penyembuhan kaki yang mengelupas.

5. Lulur dengan Oatmeal

Oatmeal merupakan makanan yang mengandung serat tinggi. Selain bagus untuk dikonsumsi, oatmeal juga bisa membantu mengatasi iritasi dan peradangan kulit dengan menjadikannya sebagai lulur. Lemak yang terkandung di dalamnya pun bisa membantu meredakan gatal pada kulit kering.

6. Konsultasikan dengan Dokter

Apabila perawatan yang Anda lakukan di rumah tidak menunjukkan hasil yang signifikan, lakukan konsultasi dengan dokter ahli kulit. Dokter akan memberikan tindakan yang sesuai dengan kondisi kulit Anda dan mengobatinya sebaik mungkin. Tindakan yang biasa dilakukan adalah debridement, strapping, sol dan lem.

Keadaan kaki pecah-pecah yang diatasi sedini mungkin di rumah bisa cukup untuk mengembalikan keadaan kaki Anda seperti semula. Jika sudah mulai muncul tanda-tanda kaki pecah, segera lakukan beberapa tindakan di atas atau cukup gunakan krim untuk kaki pecah-pecah secara rutin atau anjuran pemakaian setelah mandi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *