Manfaat Jamsi untuk Penderita Diabetes

Jamsi merupakan produk herbal yang berguna untuk mengontrol gula darah. Jamsi terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak sambiloto, temulawak, ashitaba, dan mahkota dewa. Semua bahan tersebut diolah dengan menggunakan teknologi nano. Hal ini membuat Jamsi lebih mudah terserap oleh tubuh.

Manfaat Jamsi untuk Diabetes

Diabetes merupakan masalah kesehatan serius yang memengaruhi bagaimana tubuh mengubah makanan menjadi energi. Semua makanan yang Anda makan akan dipecah menjadi glukosa untuk dilepaskan ke aliran darah.

Saat gula darah mulai naik maka pankreas akan melepaskan insulin guna membiarkan gula darah masuk ke sel tubuh sebagai energi. Namun ada kondisi dimana tubuh tidak mampu menghasilkan cukup insulin yang menyebabkan tingginya kadar gula darah.

Orang yang menderita diabetes, harus bisa mengontrol kadar gula darahnya. Salah satu caranya dengan mengonsumsi Jamsi. Jamsi berguna untuk membantu mengontrol gula darah Anda. Jamsi juga dapat berguna untuk menormalkan gula darah karena kandungan bakteri pemakan gula (saccharomyces) yang ada di dalamnya. Bakteri tersebut berguna untuk mengubah gula menjadi energi. Herbal satu ini juga mampu memproduksi insulin dengan membuat pankreas bekerja lebih optimal.

Ini semua karena kandungan herbal di dalamnya yang masing-masing memiliki manfaat tersendiri yaitu:

1.Sambiloto

Sambiloto merupakan salah satu herbal yang sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Cina dan ayurveda. Tanaman yang memiliki nama ilmiah andrographis paniculata ini berasal dari India dan juga tumbuh di negara-negara Asia Tenggara.

Dalam sebuah penelitian menemukan jika sambiloto memiliki bahan aktif andrographolide. Senyawa tersebut mampu menurunkan kadar gula darah, trigliserida dan kolesterol LDL secara signifikan pada tikus.

Selain itu, ekstrak etanol sambiloto juga terbukti dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus yang menderita diabetes tipe 1. Namun belum ditemukan efek antidiabetes pada diabetes tipe 2.

2.Temulawak

Temulawak sudah lama digunakan di Indonesia sebagai jamu yang dipercaya dapat mengatasi berbagai penyakit seperti masalah lambung, sembelit, radang sendi, wasir, menurunnya nafsu makan hingga rematik. Dalam beberapa penelitian melaporkan jika temulawak memiliki sifat antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, antikanker dan antidiabetes.

Dalam Jamsi, temulawak berperan untuk melindungi lambung. Sehingga herbal ini aman dikonsumsi oleh penderita maag.

3.Ashitaba

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Angelica keiskei ini mungkin cukup asing terdengar. Ashitaba tumbuh di Jepang yang bagian akar, daun dan batang digunakan untuk membuat obat-obatan herbal. Ashitaba biasanya digunakan untuk sakit maag, tekanan darah tinggi, kolesterol, sembelit dan asam urat.

Selain itu, kandungan chalcones yang ada dalam ashitaba dapat membantu mengatur kadar glukosa. Ashitaba juga mampu mencegah lonjakan gula darah dan menstabilkan kadar gula darah. Ashitaba bahkan juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

4.Mahkota Dewa

Mahkota dewa merupakan tanaman asli Indonesia. Tanaman yang juga dikenal sebagai simalakama ini dapat Anda temukan di Sumatera dan telah digunakan sebagai bahan pengobatan herbal. Mahkota dewa dilaporkan memiliki sejumlah sifat seperti antikanker, antidiabetes, antiinflamasi, antibakteri, antijamur dan antioksidan.

Ekstrak buah mahkota dewa telah ditemukan dapat menurunkan hiperglikemia. Hiperglikemia merupakan tingginya kadar gula darah pada penderita diabetes.

5.Mengkudu

Meski memiliki rasa yang pahit, namun masih banyak yang menggunakan mengkudu sebagai salah satu pengobatan herbal. Dalam sebuah penelitian ditemukan jika mengkudu dapat secara signifikan menurunkan kadar gula darah pada tikus jantan yang menderita diabetes. Mengkudu juga mampu meningkatkan penyembuhan luka. Seperti yang diketahui, diabetes bisa membuat luka sulit mengering. Hal ini bahkan bisa membuat seorang penderita diabetes mengalami infeksi yang membuatnya bisa diamputasi.

Itulah beberapa manfaat Jamsi. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan Jamsi bersama obat-obatan yang diresepkan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *