Mudah, Ini Cara Mengatasi Nyeri di Pipi

Mudah, Ini Cara Mengatasi Nyeri di Pipi

Mengalami nyeri di pipi dan area wajah bisa menyiksa dan mengganggu. Apalagi jika nyeri di pipi ini disertai dengan gejala lain seperti sakit kepala.  

Penyebab nyeri di pipi dan area wajah bisa disebabkan oleh berbagai hal, terutama masalah pada gigi, mulut, dan kepala. Berikut ini beberapa hal yang bisa jadi penyebab nyeri di pipi: 

  • Infeksi mulut 
  • Sakit kepala
  • Cedera pada wajah
  • Sakit gigi
  • Herpes zoster
  • Migrain
  • Sinusitis
  • Gangguan saraf
  • Virus herpes simpleks 1 (HVS-1)
  • Neuralgia trigeminal
  • Septum menyimpang
  • Sendi temporomandibular (TMJ)
  • Kanker mulut
  • Infeksi kelenjar ludah
  • Arteritis sel raksasa
  • Sialadenitis 

Agar Anda bisa mengetahui penyebabnya secara pasti, pemeriksaan ke dokter memang sangat disarankan. Meski begitu, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk meredakan rasa nyeri di pipi. 

Kompres Dingin

Kompres dingin menggunakan es batu merupakan cara mudah untuk mengatasi nyeri di pipi akibat bengkak sakit gigi. Tindakan ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit yang muncul pada daerah tersebut.

Pasalnya, kompres dingin bisa mempersempit pembuluh darah untuk memperlambat aliran darah ke daerah yang terkena.

Namun, pastikan Anda untuk menghindari menempel es batu secara langsung pada kulit. Hal tersebut justru akan merusak jaringan dan memperburuk keadaan.

Sebaiknya,  Anda menempelkan es batu yang sudah dibungkus dengan kain atau handuk ke pipi yang bengkak selama 10 hingga 20 menit, lalu istirahat selama 20 menit sebelum menempelkannya kembali. Ulangi hingga Anda merasa nyaman.

Kumur Air Garam

Jika nyeri di pipi disebabkan oleh sakit gigi, maka Anda bisa berkumur dengan air garam hangat. Cara ini juga dikenal ampuh mengobati gusi bengkak. 

Pasalnya, air garam dapat mengurangi kadar bakteri di dalam mulut. Ini karena bakteri tidak dapat bertahan hidup di air asin.

Anda bisa menggunakan air garam ini dengan mencampurkan 2 sendok garam ke dalam air hangat lalu aduk, kemudian kumur secara perlahan. Lakukan kegiatan ini 3 kali sehari sampai rasa sakit berkurang dan Anda merasa nyaman.

Antibiotik

Jika penyebab nyeri di pipi berasal dari infeksi gigi, maka obat antibiotik dapat mengurangi pembengkakan pada wajah. 

Namun, diperlukan pemeriksaan secara langsung terlebih dahulu dan atas rekomendasi oleh dokter gigi. 

Hilangkan Stress

Selain itu, Anda juga bisa cobalah teknik menghilangkan stres untuk mengurangi mengatupkan rahang. Caranya bisa termasuk:

  • yoga
  • penjurnalan
  • meditasi

Aktivitas ini dapat membantu Anda mengurangi nyeri di pipi jika disebabkan oleh stres.

Hindari Makanan Kenyal 

Makanan yang kenyal, keras, atau renyah dapat membuat sendi rahang Anda terlalu tegang dan menyebabkan rasa nyeri di pipi dan ketidaknyamanan di kemudian hari. Makanan yang harus dihindari meliputi:

  • apel
  • dendeng
  • mengunyah permen karet
  • Es

Periksa ke Dokter 

Jika nyeri di pipi terasa tak tertahankan, apalagi jika pembengkakan pada pipi disertai rasa sakit yang hebat, demam, menggigil dan sakit saat membuka mulut, maka memeriksakan diri ke dokter adalah solusi yang tepat. 

Gejala-gejala tersebut dapat terkait dengan infeksi gigi yang bila dibiarkan akan merusak gusi serta jaringan dan menyebar ke tulang rahang. Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan infeksi darah atau sepsis yang mengancam jiwa. 

Dokter akan mengevaluasi segala kemungkinan sehingga menemukan apa penyebab dari kondisi ini.Selain itu, kehadiran dokter diperlukan jika nyeri makin parah, memburuk, atau terjadi terus-menerus. Bantuan medis juga dibutuhkan jika terjadi gejala-gejala infeksi seperti di bawah ini:

  • Demam
  • Kemerahan
  • Terkelupas
  • Sakit gigi parah
  • Nyeri di pipi parah
  • Terjadi pembengkakan
  • Merasa kelelahan tanpa sebab

Pembedahan dapat dilakukan untuk mengobati tumor atau penekanan pada saraf akibat pembuluh darah, atau pengobatan lainnya dapat dilakukan jika tidak efektif.

Jenis pembedahannya termasuk terapi radiasi tanpa melakukan operasi, stimulasi elektrik, penyuntikan atau pembedahan terbuka untuk menghilangkan penekanan pada saraf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *