Onchocerciasis, Infeksi Akibat Gigitan Lalat Hitam

Penyakit akibat infeksi gigitan hewan patut diwaspadai. Salah satunya adalah penyakit Onchocerciasis yang disebabkan oleh gigitan lalat hitam. Penyakit ini timbul karena parasit yang berada dalam tubuh akibat gigitan lalat hitam (Simulium Onchocerciasis). Sebagian besar menamakan penyakit ini sebagai kebutaan sungai. Penderitanya sering ditemukan bermukim di sekitar aliran sungai yang cukup deras. Hal yang lebih berbahaya, penyakit ini ditularkan lewat gigitan lalat hitam.

Hingga saat ini sebagian besar kasus Onchocerciasis ditemukan di kawasan Afrika Sub-Sahara, Amerika Tengah, Amerika Selatan dan juga Yaman. Parasit yang singgah pada tubuh adalah cacing gelang atau bernama Onchocerca volvulus. Ketika lalat hitam terinfeksi parasit ini, maka bisa menularkan ke manusia melalui gigitan. Lalat akan membawa pre larva cacing dan saat tergigit pre larva kemudian berkembang di tubuh manusia dan menyebabkan infeksi ..

Tanda, Gejala Onchocerciasis

Umumnya gejala ketika terjadi infeksi lalat hitam dan mengalami Onchocerciasis adalah sebagai berikut:

  • Terjadinya radang pada kulit yang sangat gatal sekali dan akhirnya terjadi papula di permukaan kulit.
  • Nodul pada kulit.
  • Bekas luka yang ada di kulit menjadi terkulai atau kendor.
  • Terjadinya depigmentasi pada kulit yang tidak rata seperti macan tutul.
  • Terjadinya peradangan pada kelenjar getah bening karena infeksi cacing gelang.
  • Lesi pada mata, area mata jadi gatal, warna kemerahan dan membengkak.
  • Terjadinya masalah pada penglihatan seperti menjadi buta warna dan pada kondisi yang parah sampai buta total.
  • Tingkat eosinofil yang sangat tinggi sekali di dalam darah atau dinamakan dengan Eosinofilia.
  • Perubahan warna kulit menjadi gelap pada area tertentu.

Diagnosis

1.Biopsi Kulit

Biopsi Kulit merupakan proses diagnosis penyakit Onchocerciasis dengan cara mengambil sampel kulit dari enam area yang berbeda. Sampel kulit ini nantinya akan dianalisis pada larutan fisiologi untuk melihat apakah ada larva cacing gelang atau tidak. Sementara jika pasien ada nodul maka bisa diangkat lewat operasi dan melihat apakah ada cacing gelang dewasa atau tidak.

2.Pemeriksaan Dengan Slit-Lamp

Proses diagnosis penyakit ini berikutnya bisa dilakukan lewat pemeriksaan dengan Slit-Lamp. Untuk proses diagnosis ini lebih fokus ke kerusakan mata. Jadi mata yang mulai mengalami masalah akibat infeksi akan dilihat untuk menilai ada tidaknya larva atau lesi di dalamnya.

3.Tes Antibodi

Diagnosis juga bisa dilakukan dengan cepat dan simpel lewat pengujian antibodi pasien. Dengan cara ini maka bisa dilihat apakah tubuh membangun antibodi khusus Onchocerciasis atau tidak. Jika iya maka bisa disimpulkan terjadi infeksi. Meski cara ini tidak tersedia umum untuk kawasan Amerika Serikat.

Cara Pencegahan

Ada beberapa cara pencegahan yang Anda bisa dilakukan. Pemahaman pencegahan ini sangat penting sekali Anda pahami. Walaupun penyakit dari lalat hitam ini masih sangat jarang ditemukan untuk wilayah Indonesia. Pemahaman cara pencegahan bisa bermanfaat ketika Anda berkunjung ke negara yang memiliki risiko infeksi lalat hitam yang tinggi. Berikut caranya:

  • Pencegahan pertama bisa dilakukan dengan rutin menggunakan lotion anti nyamuk yang ampuh dan tebal. Pastikan juga lotion itu mengandung zat N,N-Diethyl-meta-toluamide (DEET).
  • Pencegahan kedua adalah selalu menjaga diri dengan menggunakan baju dan celana panjang saat siang hari. Pastikan semua area kulit tertutup dan yang masih terbuka bisa diolesi lotion anti nyamuk.

Penyakit Onchocerciasis memang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kebutaan yang parah. Penyakit penyertaan yang timbul juga  cukup menyakitkan. Oleh karena itu, pahami cara pencegahannya agar terhindar dari infeksinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *