Penyebab Nyeri Tulang Dada Selain Kostokondritis Apa Saja?

Ketika Anda merasakan nyeri tulang dada, tentu saja hal itu disebabkan oleh Kostokondritis, yang selanjutnya akan dikaitkan dengan serangan penyakit jantung.

Padahal, kenyataannya, kondisi ini tidak selalu berkaitan dengan masalah yang terjadi pada jantung, dan dapat disebabkan oleh hal-hal lain.

Lalu apa saja hal-hal tersebut? Mari simak di bawah ini!

Patah tulang dada

Patah tulang merupakan kondisi yang dapat menyebabkan rasa sakit dan nyeri tulang dada, dan ini seperti kondisi patah tulang di bagian tubuh lainnya.

Penyebab paling sering terjadinya kondisi ini adalah karena adanya benturan keras di bagian tengah dada seperti kecelakaan dalam berkendara, tertabrak, terjatuh sewaktu berolahraga, atau mengalami benturan tidak sengaja saat melakukan aktivitas-aktivitas lain, baik di dalam maupun di luar.

Apabila Anda mengalami hal yang demikian, Anda harus segera memeriksakan diri pada dokter untuk mengantipasi efek cedera yang mungkin bisa berdampak pada jantung dan paru-paru.

Cedera sendi sternoklavikular

Ini adalah cedera yang  terjadi pada sendi sternoklavikular, yaitu sendi penghubung bagian atas tulang dada dengan tulang selangka.

Akibat terjadinya cedera ini adalah rasa sakit pada tulang dada yang menjalar hingga ke area atas dada lokasi persendian.

Apabila Anda mengalami cedera biasanya diawali dengan gejala, yaitu nyeri, sakit, dan bengkak di sekitar dada bagian atas atau tulang selangka, kesulitan atau sakit menggerakkan bahu, ada suara krek di sekitar sendi.

Cedera tulang selangka

Ini adalah cedera yang terjadi pada tulang selangka, yaitu tulang yang berhubungan langsung dengan tulang dada Anda. 

Sehingga ketika terjadi pada tulang ini, tulang dada Anda otomatis akan merasakan nyeri. Gejala yang dapat Anda rasakan pertanda cedera ini adalah ada memar atau benjolan di tempat terjadinya cedera, merasakan sakit yang parah saat menggerakkan lengan ke atas, bengkak atau nyeri di area sekitar tulang selangka, ada suara krek saat mengangkat lengan, posisi bahu agak turun.

Ketegangan otot

Ketika Anda merasakan sakit pada dada, sekali lagi, itu belum tentu serangan jantung namun karena otot-otot yang melapisi tulang dada selangka menegang.

Ketengangan otot ini dapat terjadi karena beberapa hal seperti batuk terus-menerus dan berolahraga berat dengan mengangkat beban.

Gangguan pencernaan

Sakit pada dada juga disebabkan oleh gangguan pencernaan yang biasanya terjadi pada usus, perut, kerongkongan, dan lambung.

Salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi, dan bisa menyebabkan sakit pada tulang dada adalah heartburn, kondisi asam lambung naik ke kerongkongan.

Kanker paru-paru

Kanker paru-paru merupakan penyakit organ pernapasan yang cukup kronis karena dapat menyebabkan kematian.

Terjadinya kanker ini adalah karena kebiasaan merokok, terpapar asap rokok dan polusi, dan kanker ini juga yang menyebabkan rasa sakit pada dada. Gejala terkena penyakit ini adalah kondisi tulang rusuk yang semakin memburuk, sesak napas, mengi, batuk berdahak dan berdarah.

Fibromyalgia

Ini adalah kondisi kronis yang menimbulkan rasa nyeri di semua bagian tubuh termasuk tulang rusuk. Rasa sakit yang dialami adalah adanya denyutan, mengalami rasa terbakar, dan tertusuk.

Pleuritis

Terakhir adalah pleuritis, yaitu peradangan yang terjadi pada lapisan tipis pleura, lapisan yang menjaga paru-paru supaya tidak bergesekan dengan rongga dada saat bernapas.

Ketika terjadi peradangan cairan pada pleura yang dalam keadaan normal untuk membantu mengurangi gesekan menjadi lengket sehingga terjadilah gesekan dengan rongga dada, dan menimbulkan rasa nyeri tulang dada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *