telinga panas

Penyebab Telinga Panas Selain Emosi

Apakah pembaca mengetahui kalau telinga panas bisa terjadi akibat dari respons emosi? Emosi dalam hal ini tidak hanya ketika sedang marah saja, melainkan juga di saat kita sedang merasa malu atau bahkan khawatir. Dalam beberapa kasus, kondisi telinga terasa panas diiringi dengan perubahan warna pada permukaan kulit yang menjadi agak kemerahan. 

Namun demikian, jika telinga panas disebabkan karena respons terhadap suatu emosi, maka kondisi itu lambat laun akan menghilang sendirinya seiring dengan meredanya emosi. Dengan kata lain, penyebab telinga terasa panas ini berhubungan erat dengan sisi emosional diri manusia.

Di sisi lain, dihimpun dari berbagai sumber, diketahui kalau ada beragam hal yang bisa menyebabkan telinga terasa panas. Beberapa di antaranya mungkin dapat dikatakan normal. Akan tetapi, sebagian penyebab lainnya tidak boleh dipandang remeh karena bisa jadi salah satu gejala dari penyakit tertentu. Lantas apa saja penyebab telinga panas? Demi menjawab pertanyaan dasar itu, maka artikel sederhana ini ditulis.

  • Paparan sinar matahari

Apabila pembaca banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, maka kemungkinan merasakan telinga panas semakin besar. Hal ini disebabkan karena dampak dari terpaparnya sinar matahari dalam waktu yang lama bisa membuat kulit pada telinga seakan-akan seperti terbakar. 

Apabila kondisi tersebut terjadi, biasanya warna permukaan kulit menjadi agak merah dan seiring dengan itu, terasa efek panas di sekitar telinga. Dalam proses penyembuhannya sendiri, biasanya hawa panas itu akan menghilang dengan sendirinya apabila kita sudah berada di lokasi yang sejuk atau terhalau dari paparan sinar matahari.

Namun demikian, jika telinga panas karena efek dari terbakar sinar matahari, bukan tidak mungkin sensasi panas itu baru mereda beberapa hari kemudian. Di sisi lain yang tidak bisa diabaikan begitu saja, apabila tingkatan kulit terbakar sinar matahari parah, maka disarankan agar segera berkonsultasi ke dokter terkait. Sebab, bisa saja dalam proses penyembuhannya memerlukan bantuan medis.

  • Mastoiditis

Kata tersebut merupakan istilah medis yang dapat diartikan sebagai kondisi di mana terdapat infeksi yang terjadi pada tulang mastoid. Apabila kita mengalami infeksi itu, maka efek yang dirasakan adalah sensasi telinga panas. Sebagai informasi, posisi tulang mastoid ini mengelilingi telinga pada bagian tengah dan dalam. 

  • Perubahan hormonal

Jika di antara pembaca sedang mengkonsumsi obat dalam proses pemulihan dari suatu penyakit atau tengah menjalani kemoterapi, maka hal itu bisa membuat terjadinya perubahan hormonal. Apabila perubahan itu terjadi, maka bisa membuat telinga panas. Kendati demikian, hawa panas yang disebabkan kondisi ini bisa dihindari dengan pelbagai cara. Beberapa di antaranya adalah dengan menghindari makanan yang pedas, makanan dan minuman mengandung alkohol, dan kafein.

  • Infeksi telinga

Infeksi pada telinga bisa membuat telinga panas. Perlu menjadi perhatian bersama, infeksi telinga ini bisa terjadi pada siapa saja alias tidak mengenal batasan usia. Jika kondisi itu terjadi pada anak-anak, maka dampak yang bisa dirasakan bukan hanya telinga terasa panas, tetapi juga menimbulkan gejala lain, yaitu demam, sakit kepala, bahkan sampai menurunkan nafsu makan. 

Dalam mengatasi infeksi telinga, lebih bijak pembaca agar segera menghubungi tenaga ahli kesehatan terkait. Sebab, infeksi bila dibiarkan begitu saja bisa mengakibatkan munculnya penyakit lain yang bukan tidak mungkin lebih parah. 

Dari penjelasan di atas, paling tidak kita mengetahui empat penyebab telinga panas. Perlu diketahui, meskipun di antara penyebab tersebut hawa panas pada telinga bisa mereda dengan sendirinya, tetapi jangan sampai diabaikan jika sensasi panas berlangsung dalam beberapa hari. Sangat disarankan agar segera konsultasi kepada dokter apabila telinga panas tak kunjung hilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *