Manfaat Buah Anggur yang Baik Untuk Anak-Anak

Manfaat buah anggur yang baik untuk anak-anak. Anggur, seperti buah pada umumnya, dikenal kaya akan berbagai manfaat kesehatan. 

Buah ini kian semakin terasa spesial karena ternyata anggur adalah salah satu tanaman yang bisa diberikan pada anak-anak, termasuk bayi.

Bayi yang memasuki usia 6 bulan memang sudah masuk ke tahapan MPASI. Sehingga, orang tua memang disarankan untuk mulai memperkenalkan berbagai jenis makanan, termasuk buah-buahan seperti anggur.

Namun, untuk memperkenalkan makanan pada bayi memang memerlukan perhatian khusus. Begitu juga anggur. Rasanya yang sedikit asam dengan tekstur yang kenyal namun agak kasar juga memerlukan perhatian.

Oleh karena itu, biasanya anggur baru dikenalkan pada bayi saat ia sudah mulai makan makanan padat, atau sebagai pilihan finger food. Dengan kata lain, biasanya anggur mulai direkomendasikan pada usia 8-10 bulan.

Lalu, apa saja manfaat buah anggur yang baik untuk anak-anak?

1. Melindungi dari Infeksi

Kandungan vitamin C dan antioksidan polifenol dalam anggur berperan penting untuk menguatkan imun tubuh. Manfaat ini jelas sangat diperlukan oleh anak-anak yang sedang membutuhkan perlindungan ekstra untuk mendukung aktivitas anak.

Selain itu, kandungan resveratrol pada anggur juga dapat mengatasi virus atau bakteri yang ada pada makanan.

2. Menyehatkan Pencernaan

Apabila anak-anak mengalami sembelit, anggur bisa jadi buah yang dapat mengatasi masalah tersebut.

Kandungan serat pada anggur sangat berguna untuk memudahkan pergerakan usus dan membantu melancarkan serta menyehatkan pencernaan.

3. Melindungi Sistem Saraf

Anak-anak biasanya tengah pada fase perkembangan pesat sistem saraf, biasanya pada 3 tahun pertama kehidupannya. 

Oleh karena itu, anak sedang sangat membutuhkan asupan berbagai jenis kandungan zat gizi yang dapat mendukung perkembangannya, khususnya perkembangan otak.

Otak anak-anak, seiring bertambahnya usia, semakin berkembang cepat dengan menciptakan lebih banyak neuron dan membentuk koneksi baru dalam jaringan.

Untuk itu, anggur yang memiliki kandungan-kandungan pelindung bagian tengah otak, bisa menawarkan perlindungan otak pada anak untuk mencegah kerusakan dan menjaga fungsi otak.

4. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan lutein dan zeaxanthin pada angur juga penting bagi kesehatan mata. Kandungan ini sangat berguna untuk membantu perkembangan mata pada anak

Mulai dari meningkatkan jarak pandang, kekuatan mata untuk melihat cahaya, hingga ketajaman penglihatan.

5. Mendukung Pertumbuhan Tulang

Anggur akan sangat bermanfaat dalam mendukung masa pertumbuhan anak. Hal ini disebabkan anggur memiliki kandungan vitamin K yang berkhasiat menjaga kesehatan tulang dan menunjang kepadatan tulang.

6. Menyehatkan Pernapasan Anak

Anggur bisa memberikan manfaat pencegahan masalah pernapasan pada anak. Kandungan antioksidan dalam anggur dapat menyehatkan pernapasan, meningkatkan kesehatan saluran napas, dan membantu meringankan gejala alergi.

Anggur juga dapat mengurangi risiko terkena bronkitis, asma, dan masalah pernapasan lainnya.

7. Menjaga Kesehatan Rambut

Vitamin E yang ada dalam anggur dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan rambut. Namun, karena kandungan vitamin E banyak terdapat pada bagian biji anggur, Anda perlu menyajikannya dalam bentuk yang sudah dihaluskan.

Senyawa aktif pada anggur juga dapat meningkatkan aliran darah ke kulit kepala. Sehingga, rambut anak akan terjaga kesehatannya.

Demikian manfaat buah anggur yang baik untuk anak-anak. Anda bisa memberikan anggur pada anak sebagai cemilan sehat. Namun, Anda perlu mengawasinya jika usia anak Anda masih butuh pengawasan saat memakan anggur utuh.

Kalau anak masih sulit mengonsumsi buah, Anda bisa mengemasnya dengan berbagai olahan, mulai dari aneka kue puding, buah, hingga es krim.

Jumlah Kalori Fitbar Rendah, Cocok untuk Mendukung Program Diet

Istilah kalori memang sering disebut banyak orang, biasanya berkaitan dengan diet atau menurunkan berat badan. Dalam setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi akan dihitung jumlah kalorinya agar tidak melebihi kebutuhan harian tubuh. Termasuk saat makan snack sehat. Misalnya jumlah kalori Fitbar dan makanan yang dikonsumsi lainnya akan dikalkulasikan sehingga tidak berlebih dari kebutuhan harian.

Kalori merupakan satuan untuk energi, jadi bisa diartikan kalori berguna sebagai sumber energi. Kalori inilah yang berguna dalam menjalankan fungsi dasar tubuh, mulai dari bernapas, mencerna makanan dan minuman, memproduksi sel, hingga proses sirkulasi darah. Sehingga butuh membutuhkan jumlah kalori harian tertentu atau dikenal dengan istilah basal metabolic rate (MBR).

Mengenal Fungsi Kalori dalam Tubuh

Kalori tidak hanya mempengaruhi berat badan, tapi juga penting untuk menjalankan fungsi lainnya di tubuh. Kalori yang didapat dari makanan akan diubah menjadi energi sehingga tubuh dapat berfungsi. 

Berikut manfaat kalori untuk tubuh lebih jelasnya.

1. Mengontrol berat badan

Untuk mengontrol berat badan, perlu mengukur kebutuhan kalori dalam tubuh. Penting sekal untuk mengetahui cara perhitungan kalori yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. Sebab, tanpa kalori, tubuh tidak akan mendapatkan sumber energi dan tidak bisa melakukan berbagai kegiatan.

2. Mendukung aktivitas tubuh

Kalori diibaratkan sebagai bahan bakar oleh tubuh untuk menghasilkan tenaga. Jumlah kalori yang rendah dalam tubuh bisa membuat tubuh jadi kurang produktif.

3. Sumber energi

Kalori dibutuhkan oleh tubuh untuk mendorong tubuh bergerak melakukan berbagai aktivitas. Kalori penting sekali sebagai sumber tenaga.

4. Menunjang tumbuh kembang tubuh

Bagi anak-anak atau balita, kalori ini akan mendukung perkembangan tubuhnya. Selain digunakan sebagai sumber tenaga, kalori juga berguna untuk mendukung perkembangan otak, jantung, paru-paru, dan organ lainnya. 

5. Mempengaruhi kesehatan tubuh

Orang yang kekurangan kalori biasanya terlihat lebih lemah. Kekurangan kalori juga bisa membuat seseorang dengan mudah terserang penyakit. 

Namun, jumlah kalori yang dikonsumsi tidak pula disarankan berlebihan. Sebab, bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

Itulah kenapa pentingnya untuk mengetahui BMR tubuh. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan jenis makanan yang akan dikonsumsi, aktivitas yang perlu dilakukan, hingga olahraga yang dijalani. 

Untuk mempertahankan berat badan, Anda perlu mengonsumsi kalori yang sama dengan nilai BMR. Sedangkan jika ingin menurunkan berat badan, maka jumlah kalori yang dikonsumsi harus lebih sedikit dari BMR. Jika ingin menambah berat badan, maka konsumsi jumlah kalori melebihi nilai BMR.

Secara umum, pria dewasa membutuhkan 2500 kalori perhari. Sedangkan wanita dewasa membutuhkan 2000 kalori setiap harinya. Namun, nilai jumlah kalori ini akan berbeda-beda untuk setiap orang. 

Konsumsi Snack Sehat Fitbar untuk Mendukung Program Diet Anda

Fitbar adalah snack sehat yang mengandung rendah kalori, bebas lemak trans, dan bebas kolesterol. Bahkan jumlah kalor Fitbar ini lebih rendah dibanding jenis snack lainnya. 

Fitbar bisa jadi cemilan sehat untuk mengganjal rasa lapar, atau dinikmati saat sedang santai. Snack sehat ini bebas kolesterol sehingga bisa menghindarkan Anda dari risiko kantung koroner dan penyempitan pembuluh darah. Fitbar cocok untuk dikonsumsi bahkan orang yang lanjut usia.

Fitbar merupakan snack sehat dan memiliki rasa yang lezat. Fitbar punya beberapa varian rasa yaitu cokelat, nuts, dan dried fruit. Jumlah kalori Fitbar ini sebanyak 110 kkal, sedangkan lemak sebanyak 40 kkal untuk varian nuts, sedangkan 90 kkal untuk varian cokelat. Pilih varian rasa yang Anda sukai.

Mengenal Perbedaan Butter dan Margarin dan Cara Memilihnya

Banyak orang mengira bahwa butter atau mentega merupakan bahan memasak yang sama dengan margarin. Padahal, terdapat perbedaan butter dan margarin, salah satunya dari segi manfaat, resiko yang ditimbulkan, serta bahan dasar yang digunakan untuk membuatnya.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan butter atau margarin, sebaiknya kenali lebih dulu apa saja perbedaannya dan pengaruhnya bagi kesehatan tubuh Anda. 

Manfaat dan resiko penggunaan butter

Untuk bisa mengetahui perbedaan butter dan margarin, cobalah untuk memahami lebih dulu apa manfaat dan perbedaan dari masing-masing bahan tersebut. Manfaat butter bagi kesehatan Anda meliputi:

  • Kaya akan Omega-3

Omega-3 merupakan salah satu nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh. Terkadang, dibandingkan dengan omega-3, tubuh kita mendapat lebih banyak omega-6 dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi butter sebagai alternatif omega-3.

  • Kaya akan vitamin K12

Vitamin K12 adalah salah satu vitamin yang penting untuk tubuh, namun tidak banyak dikenali. Vitamin ini memiliki peran penting dalam mencegah berbagai penyakit serius, seperti kanker, osteoporosis, dan penyakit jantung. 

  • Kaya akan butyrate

Butyrate merupakan asam lemak yang ditemukan pada mentega dan juga dihasilkan oleh bakteri dalam usus. Asam lemak ini bisa membantu melawan peradangan, meningkatkan kesehatan pencernaan, serta mencegah penambahan berat badan. 

Selain manfaat, Anda juga perlu mengetahui resiko yang ditimbulkan dari konsumsi butter untuk mengetahui perbedaan butter dan margarin. Resiko dari butter antara lain: 

  • Lemak jenuh yang tinggi

Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa mentega memiliki kadar lemak jenuh yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan margarin. Sebesar 50 persen dari mentega terdiri atas lemak jenuh, sementara sisanya terdiri atas air dan lemak tak jenuh.

Lemak jenuh yang terlalu tinggi dapat membahayakan kesehatan, salah satunya memicu kolesterol. 

  • Tinggi kolesterol

Tidak hanya tinggi akan lemak jenuh, butter juga dipercaya tinggi kolesterol. Asupan kolesterol yang tinggi menjadi faktor risiko utama penyakit jantung. Terlalu banyak mengonsumsi mentega bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah Anda. 

Manfaat dan resiko penggunaan margarin

Setelah mendalami tentang manfaat dan resiko mentega, kini saatnya memahami manfaat dan resiko margarin. Berikut ini manfaat kesehatan dari penggunaan margarin: 

  • Lemak tidak jenuh yang tinggi

Tidak seperti butter, margarin mengandung lemak tidak jenuh yang jauh lebih tinggi. Hal ini penting untuk mengontrol kesehatan jantung Anda. Jumlah lemak tidak jenuh pada setiap margarin berbeda-beda, tergantung minyak nabati yang digunakan saat pembuatan.

  • Mengandung stanol

Stanol atau fitosterol diperoleh dari minyak nabati yang digunakan untuk memproduksi margarin. Kandungan ini dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. 

Kemudian, perbedaan butter dan mentega juga perlu dikenali melalui resikonya. Resiko penggunaan margarin adalah: 

  • Tinggi lemak omega-6

Omega-6 merupakan lemak tak jenuh ganda yang memiliki fungsi berbanding terbalik dengan omega-3. Jika omega-3 berkontribusi dalam meredakan peradangan, omega-6 justru memicu peningkatan peradangan kronis. 

  • Tinggi lemak trans

Lemak trans adalah lemak jenuh yang dihasilkan dari lemak tak jenuh. Lemak jenuh ini bisa terbentuk karena pembuatan margarin melibatkan paparan minyak ke suhu panas yang tinggi, tekanan yang tinggi, serta gas hidrogen. Saat akan memilih penggunaan butter atau mentega, cobalah untuk mempertimbangkan kondisi kesehatan Anda. Masing-masing memiliki manfaat dan resiko yang berbeda-beda bagi kesehatan. Karena itu, kenali dulu perbedaan butter dan mentega lalu sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Banyak Manfaat Cabe Rawit, Ini Mitos yang Salah

Semua makanan memiliki mitosnya masing-masing, tidak terkecuali untuk cabai rawit. Segudang mitos menyelimuti jenis bumbu masak yang satu ini. Mitos-mitos tersebut tidak jarang membuat seseorang takut untuk mengonsumsi buah berukuran kecil dengan rasa yang pedas ini.

Padahal, rugi apabila Anda takut menyantap makanan yang mengandung bumbu tersebut. Ini karena sebenarnya banyak manfaat cabe rawit yang bisa Anda petik apabila rutin mengonsumsinya. Manfaat cabe rawit tersebut, mulai dari meredakan nyeri di bagian tubuh sampai menurunkan tekanan darah.

Sebenarnya mitos apa saja yang membuat seseorang ngeri mengonsumsi jenis cabe yang kerap dibilang “cabe setan” karena rasanya yang super pedas ini? Berikut ini adalah mitos-mitos mengenai cabe rawit yang baiknya mulai sekarang Anda abaikan saja karena tidak terbukti kebenarannya.

  1. Membuat Sakit Perut

Banyak orang memilih untuk tidak mengonsumsi cabe rawit karena rasanya yang pedas. Ras tersebut dituding menjadi penyebab seseorang menjadi sakit perut. Kenyataannya, rasa pedas di cabe rawit muncul karena adanya kandungan capsaicin dalam buah kecil tersebut. Capcaisin memang memiliki sifat iritatif, namun itu tidak akan melukai lambung ataupun usus Anda jika dikonsumsi secara wajar. Sakit perut hanya akan Anda rasakan apabila mengonsumsi secara berlebihan.

Sebaliknya, manfaat cabe rawit untuk menghindarkan dari sakit perut justru bisa Anda peroleh ketika memakannya. Hal tersebut karena jenis cabe ini memiliki kandungan serat dan vitamin yang melimpah sehingga melancarkan pencernaan.

  • Merangsang Persalinan

Ada mitos yang masih banyak dipercaya sampai kini bahwa ibu hamil pantang mengonsumsi makanan pedas, khususnya yang mengandung cabe rawit. Mengonsumsi cabe rawit disebut-sebut bisa merangsang persalinan sehingga memicu kelahiran prematur.

Mitos tersebut dapat dibantahkan. Pasalnya, sampai saat ini tidak ditemukan hubungan langsung antara perut dan rahim. Jadi, tidak serta-merta ibu hamil yang mengonsumsi jenis cabai ini dapat langsung melahirkan.

  • Menyebabkan Maag

Cabe rawit kerap dijadikan kambing hitam sebagai penyebab maag. Lagi-lagi, adanya unsur capsaicin dinilai membuat cabe rawit akan menimbulkan masalah bagi tukak lambung. Padahal sampai saat ini, tidak ditemukan hubungan antara rasa pedas dengan adanya masalah tukak lambung.

Justru sebaliknya, capsaicin yang terkandung dalam cabe rawit bisa membuat Anda berperan menyembuhkan masalah tukak lambung. Sayangnya, manfaat cabe rawit ini masih diragukan oleh banyak pihak, meskipun sudah ada penelitian yang membuktikannya sejak tahun 2006.

  • Mematikan Indra Perasa

Rasa pedas dari cabe rawit dianggap musuh dalam membuat masakan. Pasalnya, rasa pedas tersebut dituding memastikan indra perasa sehingga rasa makanan secara keseluruhan tidak bisa lagi dinikmati. Karena alasan ini pula, banyak pencicip makanan yang berupaya menghindari cabai rawit karena takut indra perasanya mengalami mati rasa.

Kenyataannya, cabai rawit sama sekali tidak mematikan rasa. Jenis bumbu ini justru membuat rasa makanan semakin kompleks. Anda mungkin sedikit merasakan mati rasa di bagian lidah ketika mengonsumsi jenis cabe ini. Namun percaya, kondisi tersebut hanya berlangsung beberapa detik sebagai bentuk pertahanan tubuh dari rasa pedas. Setelahnya, Anda bisa tetap menikmati berbagai rasa tanpa terganggu.

  • Memicu Wasir

Wasir atau ambeien merupakan kondisi ketika ada pembengkakan di bagian rektum atau anus yang membuat proses buang air besar menjadi sulit dan tidak nyaman hingga mengeluarkan darah. Entah sejak kapan muncul mitos, salah satu pemicu penyakit ini adalah kebiasaan mengonsumsi makanan pedas, termasuk cabe rawit.

Tentu saja anggapan tersebut salah. Kenyataannya salah satu manfaat cabe rawit adalah melancarkan pencernaan. Dengan pencernaan yang lancar, Anda akan lebih mudah buang air besar sehingga mengurangi risiko terkena sembelit yang kerap memicu wasir.

***

Jadi, jangan asal percaya dengan mitos. Salah-salah karena terlalu percaya dengan mitos yang ada, Anda tidak bisa menikmati manfaat cabe rawit yang ternyata segudang!