Berbagai Penyebab Dari Munculnya Benjolan Di Leher

Kulit bagian belakang tepat pada leher dan rambut yang sering bersentuhan dengan sampo, keringat, atau produk perawatan rambut dapat menyebabkan benjolan di leher serta masalah kulit lainnya yang sering terjadi. 

Benjolan bisa mengkhawatirkan, terutama jika tidak terlihat. Tetapi ada banyak penyebab lainnya yang membuat benjolan pada bagian belakang leher, termasuk penyebab yang tidak berbahaya seperti jerawat maupun iritasi. Satu penyebab terkadang mengarah ke yang lain. Seperti, bisul dapat menjadi penyebab kelenjar getah bening membengkak. 

Benjolan kecil di leher dapat diakibatkan oleh berbagai penyakit dan kondisi medis


Sebagian besar benjolan pada leher tidak berbahaya. Sebagian besar juga jinak, atau non-kanker. Jika pada leher Anda muncul benjolan bisa menjadi salah satu tanda dengan kondisi yang serius, seperti infeksi dan pertumbuhan kanker. 

Jika Anda memiliki benjolan pada leher, dokter Anda harus segera mengevaluasinya. Temui dokter apabila terjadi benjolan pada leher yang tidak dapat dijelaskan. 

Kondisi yang menyebabkan benjolan pada leher

Mononukleosis menular

  • Mononukleosis ini dapat menular dan disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV)
  • Gejalanya berupa demam, sakit kepala, kelelahan, keringat pada malam, nyeri tubuh, serta terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Gejala dapat berlangsung hingga 2 bulan

Bisul

Benjolan merah dan menyakitkan mungkin bisul. Bisul merupakan infeksi lokal yang hanya terjadi di satu tempat dan tidak pada kulit disekitarnya. Terjadinya bisul yaitu dari kista, jerawat, serta folikel rambut yang tersumbat dapat terinfeksi. 

Jika Anda memencet bisul bisa menyebabkan terjadinya infeksi dan menjadi lebih buruk maupun menyebar. Namun untuk menyembuhkannya yaitu dengan mengompres hangat serta menjaga area bisul tetap bersih. 

Anda harus menemui dokter apabila terjadi demam yang menyebar, serta bisul yang sangat menyakitkan dan tidak bisa hilang dalam beberapa hari. Dokter akan coba melakukan tindakan seperti mengeringkan bisul serta meresepkan antibiotik. 

Jerawat

Jerawat, termasuk komedo dan jerawat kistik dalam, bisa membuat benjolan di leher  serta pembengkakan pada bagian belakang leher. 

Jerawat ini akan berkembang disaat keringat, bakteri, serta minyak menyumbat pori-pori. Meski perubahan hormonal pada masa remaja sering memicu jerawat, namun bisa muncul pada usia berapa pun.

Leher merupakan tempat yang umum untuk jerawat tumbuh. Berbagai penyebab bagian belakang leher teriritasi dan membuat jerawat semakin parah seperti produk rambut, keringat, serta pakaian. 

Berbagai macam obat bebas (OTC) dapat membantu, seperti mengganti sampo, menjaga leher tetap bersih dan kering, dan menjaga rambut dari leher.

Jika jerawat parah, sangat menyakitkan, atau tidak merespon pengobatan rumahan, dokter kulit mungkin akan meresepkan obat yang lebih kuat.

Reaksi alergi dan iritasi kulit

Banyak zat yang dapat mengiritasi bagian belakang leher.

Berbagai produk perawatan, deterjen pakaian, serta tabir surya bisa membuat iritasi kulit dan menjadi reaksi alergi. Terjadinya gesekan dari pakaian bisa membuat iritasi dan ruam pada kulit. 

Jika benjolan kecil dan gatal atau ada bercak kering di leher, ini bisa mengindikasikan kulit yang teriritasi atau reaksi alergi.

Seseorang mungkin menemukan bahwa itu membantu untuk mengganti deterjen, menjaga leher tetap bersih, menjaga rambut dari leher, dan mengurangi jumlah produk yang mereka gunakan pada kulit dan rambut.

Jika berbagai tindakan tidak membuat sembuh, maka pergi ke dokter menjadi jalan keluar untuk memeriksakan alergi serta ruam, untuk memastikan tidak ada hal lainnya yang menyebabkannya. 

Kapan Harus Menghubungi Profesional Medis

Hubungi dokter jika terjadi pembengkakan leher yang tidak normal serta adanya benjolan di leher Anda.